Skip to content

Komisi IV Dorong Pemerintah Kota Bekasi Bangun BLK

Infobekasi – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendorong pemerintah daerah mendirikan balai Latihan kerja (BLK) untuk menciptakan tenaga terampil guna mengurangi angka pengangguran di wilayah setempat.

“Kita belum punya, sementara upah kita tinggi, dituntut tenaga yang terampil,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Bambang Purwanto dalam sebuah pernyataan dikutip pada Kamis, 28 Agustus 2026. Upah minimum di Kota Bekasi menjadi tertinggi di Indonesia, mencapai Rp 5,6 juta per bulan.

Bambang menyebut, ada dua balai latiha kerja di Kota Bekasi saat ini. Pertama Cevest BBPLK Bekasi di Jalan Guntur, Kayuringin, Bekasi Selatan. BLK itu milik Kementerian Ketenagakerjaan RI. Sedangkan, BLK kedua di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Mantan HRD di sebuah perusahaan swasta ini mengaku sudah lama menyuarakan dibangun balai latihan kerja (BLK) kepada Pemerintah Kota Bekasi. Namun, sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Katanya sudah ada tanahnya di daerah Mustikajaya. Kalau itu terwujud, program yang kami sampaikan seperti vokasi, bisa terwujud,” kata Bambang Purwanto. Ia menyebut, keberadaan BLK sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja siap pakai  atau pun meningkatkan keterampilan kerja.

Menurut catatan, kata dia, angka pengangguran di Kota Bekasi mencapai 7,8 persen dari jumlah penduduk. Angka ini, kata dia, lebih tinggi dari data nasional dimana penggangguran mencapai 7,2 persen.

“Di Jawa Barat kita tertinggi, lebih tinggi dari Depok, Bandung,” kata Bambang.

Advertorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *