Kampung Pasar Emas: Ketika Petani Buni Bekasi Temukan Harta Karun dan Sejarah Terpendam

infobekasi.co.id – Di tengah hamparan sawah Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tersembunyi kisah Pasar Emas di kampung Buni. Di balik nama itu tersimpan jejak peradaban kuno dan perburuan emas, masyarakat berbondong-bondong datang mencari emas saat itu.

Data yang dihimpun infobekasi, kisah Kampung Pasar Emas bermula pada tahun 1958. Kabarnya, ada seorang petani sedang menggali saluran irigasi sawahnya, tanpa sengaja menemukan benda berkilauan di dalam tanah. Awalnya, petani itu tak percaya bahwa benda itu adalah emas. Namun, setelah diperiksakan ke pedagang emas, terungkap bahwa benda tersebut adalah emas asli, beratnya setengah gram.

Penemuan itu bagaikan petir di siang bolong. Kabar tentang emas di Buni menyebar dengan cepat, memicu kedatangan para pemburu harta karun dari berbagai daerah. Mereka berbondong-bondong datang ke Buni, berharap menemukan emas dan dijual.

Tak lama kemudian, Buni berubah menjadi pusat aktivitas jual beli emas. Para penambang emas dadakan menjual hasil temuan mereka kepada para pedagang siap menampung emas dengan harga tinggi. Sebuah pasar dadakan pun tumbuh di Buni, tempat transaksi emas terjadi setiap hari. Dari sinilah nama Kampung Pasar Emas berasal.

Kisah ini diperkuat oleh Mas’ah, warga Bekasi, yang saat berusia remaja ikut mencari emas bersama orang tuanya menggunakan pacul (cangkul) menggali tanah di sekitar lokasi.

“Iya benar, dulu saya ngalamin ikut cari emas di Pasar Emas di Buni bareng orang tua, nyari pake pacul. Pernah dapat emas, keci-kecil ge dapatnya, saya jual ke toko emas di pasar proyek Bekasi,” kisah Mas’ah yang kini berusia 55 tahun, saat berbincang dengan tim infobekasi.co.id, beberapa waktu lalu.

Selain emas, masyarakat juga menemukan benda-benda lain yang lebih berharga, yaitu tulang manusia dan perhiasan kuno. Penemuan ini menjadi petunjuk tentang keberadaan sebuah peradaban kuno yang pernah hidup di wilayah ini.

Para arkeolog kemudian melakukan penelitian di Buni dan menemukan bukti-bukti menguatkan dugaan tersebut. Situs ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda yang pernah berkuasa di Jawa Barat pada masa lalu.

Di Situs Buni, para arkeolog menemukan berbagai macam artefak, seperti keramik, perhiasan, dan alat-alat rumah tangga. Temuan ini memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat Buni pada masa lalu, serta hubungan mereka dengan kerajaan-kerajaan besar di wilayah ini.

Sayangnya, Situs Buni kini menghadapi ancaman serius. Pengeboran minyak di sekitar wilayah Buni mengancam keberadaan situs bersejarah ini. Jika tidak ada tindakan yang tepat, Situs Buni bisa saja hilang ditelan bumi.

Kampung Buni Pasar Emas adalah bukti bahwa sejarah bisa ditemukan di tempat yang tak terduga. Dari sebuah sawah yang menyimpan emas, terungkaplah jejak peradaban kuno yang pernah berjaya di Bekasi.

Dede Rosyadi

#SitusBuni #infobekasi #BuniBakti #KabupatenBekasi #KampungBuni #Bekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini