Infobekasi.co.id – Pondok Pesantren At-Taqwa di Babelan, Kabupaten Bekasi, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Seruan ini disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi massa di berbagai daerah, termasuk Bekasi.
Pimpinan Pondok Pesantren At-Taqwa, KH Husnul Amal Mas’ud, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang terjadi. Ia menekankan pentingnya ketenangan dan penyampaian aspirasi yang baik.
“Kita tentu prihatin dengan keadaan negara ini. Maka, selaku unsur dari masyarakat, penting untuk semua agar tetap tenang,” ujar KH Husnul Amal Mas’ud saat ditemui dalam kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad di Masjid At-Taqwa, Babelan, Sabtu (6/9/2025).
KH Husnul Amal Mas’ud juga menyoroti pentingnya pemerintah untuk lebih peka terhadap kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai dan konstruktif.
“Pemerintah agar lebih peka untuk mampu mendengar keluhan rakyat. Segala kritikan tidak dibalas dengan cemohan adalah obat untuk semakin memperbaiki diri,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa penyampaian aspirasi dengan kekerasan hanya akan menutupi tujuan utama dari aksi tersebut. Unjuk rasa seharusnya menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi, bukan menambah masalah baru.
“Nanti maksud dan tujuannya tidak akan sampai, karena yang menjadi bahasan adalah kekerasannya. Sehingga kita lupa akan tujuan utama daripada aspirasi yang akan kita sampaikan,” jelasnya.
KH Husnul Amal Mas’ud berharap masyarakat dapat menjaga ketertiban dan kedamaian agar bangsa ini semakin matang dalam berdemokrasi, serta siap menyambut Indonesia Emas.
“Saya kira kalau hal-hal ini bisa kita lakukan secara bersama, semoga Indonesia bisa lebih memperbaiki diri, untuk siap menjadi negara maju, apalagi kita menunggu Indonesia Emas yang kurang lebih 15–20 tahun lagi,” pungkasnya.
Reporter : Fahmi
Editor : Dede Rosyadi






























