infobekasi.co.id, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi – Memasuki tahun ketiga, warga Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, kembali menyulap wilayahnya menjadi Kampung Maulid yang semarak di setiap bulan Rabiul Awal. Kegiatan ini telah berlangsung selama 23 hari.
Sejak 1 Rabiul Awal 1447 H (25 Agustus 2025), setiap malam usai salat Isya, kaum bapak dan ibu, tua muda, remaja, dan anak-anak Kampung Siluman berbondong-bondong menenteng Kitab Barzanji, berkumpul di rumah-rumah warga. Mereka mengenakan sarung dan baju koko, seolah ingin mengubah ikon wilayahnya menjadi sebuah Kota Santri.
Lantunan syair kisah kehidupan Rasulullah SAW melalui bacaan Barzanji dan Diba’ menggema di Kampung Siluman, khususnya di Perumahan Mangunjaya Indah I RW 010, Tambun Selatan. Bocah-bocah berseragam koko abu-abu tampak sibuk dengan peralatan hadrohnya.
Selain tetabuhan hadroh, pernak-pernik pun dipasang di berbagai sudut lokasi, menambah semarak suasana. Gantungan ornamen bertuliskan julukan Nabi Muhammad SAW terpasang di berbagai tempat. Lampu air terjun pun akan menyala saat ‘Mahalul Qiyam’ dilaksanakan.
“Alhamdulillah, ini tahun ketiga Mangunjaya menjadi Bumi Maulid,” ujar Ustadz Luthfi Mutawali, tokoh agama yang memimpin kegiatan tersebut di lokasi, Senin (15/9/25).
Ustadz Luthfi, yang juga merupakan Pengurus MUI dan NU Kecamatan Tambun Selatan, menjelaskan, kegiatan Maulid Arbain ini adalah pembacaan kisah Nabi Muhammad SAW selama 40 hari tanpa putus, dari rumah ke rumah secara bergantian.
Warga sekitar sangat antusias dengan adanya kegiatan Maulid Arbain ini. Beberapa warga bahkan ingin rumahnya dijadikan tempat kegiatan, dengan harapan mendapatkan berkah dari pembacaan kisah Nabi Muhammad SAW dilakukan bersama-sama.
Sementara itu, Nano Suripto, warga yang merelakan sound systemnya dipakai setiap hari, merasa bangga dan terharu bisa berpartisipasi.
“Selain mendengarkan kisah Rasulullah, kita juga dapat bersilaturahmi dengan warga lainnya. Mudah-mudahan Allah yang membalasnya,” ucap Nano.
Kegiatan ini biasanya berlangsung sekitar 1 jam 30 menit, dengan rangkaian acara pembacaan Maulid Barzanji dan Maulid Diba’, yang diakhiri dengan pembahasan kisah Nabi Muhammad SAW melalui buku Al-Barzanji.
Reporter : H. Saban Jr
Editor : Dede Rosyadi






























