Infobekasi.co.id – Setiap malam Jumat, suasana di beberapa perkampungan di Bekasi terasa berbeda. Alunan ayat suci Al-Quran terdengar dari rumah-rumah warga, menandakan tradisi “Ngaji Malam Jumat” sedang berlangsung.
Tradisi ini bukan hanya sekadar membaca Al-Quran dan mendengar kajian kitab kuning dari sang guru , tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga.
Ngaji Malam Jumat merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara bergilir dari rumah ke rumah. Warga berkumpul, biasanya setelah shalat Isya, untuk bersama-sama membaca Al-Quran, mendengarkan tausiyah singkat, dan berbagi pengalaman keagamaan. Tradisi ini sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bekasi, khususnya di kalangan generasi tua.
“Ngaji Malam Jumat ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di kampung kami. Selain untuk meningkatkan keimanan, ini juga menjadi wadah untuk bertemu dan berinteraksi dengan tetangga,” ujar Basri, warga Kaliabang Tengah, Bekasi, saat ditemui Jumat malam.
Tradisi ini biasanya diawali dengan pembacaan surat Yasin, dilanjutkan dengan membaca Al-Quran bersama-sama. Setelah itu, biasanya ada tausiyah singkat dari tokoh agama atau ustadz setempat. Tidak jarang, acara ini juga diisi dengan diskusi atau tanya jawab seputar agama.
“Melalui Ngaji Malam Jumat, kami bisa saling belajar dan berbagi ilmu agama. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman kami tentang Islam,” timpal Basukih yang juga anggota jemaah pengajian setempat.
Selain sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan pengetahuan agama, Ngaji Malam Jumat juga memiliki nilai sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, saling berbagi cerita, dan membantu memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
“Dengan berkumpul dan berinteraksi secara rutin, kami bisa saling mengenal lebih dekat. Ini sangat penting untuk membangun kerukunan dan keharmonisan di lingkungan tempat tinggal kami,” sambut Mashudi, ketua RT di kampung tersebut.
Tradisi Ngaji Malam Jumat di Bekasi merupakan contoh nyata bagaimana nilai-nilai agama dan sosial dapat berjalan beriringan. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan keimanan individu, tetapi juga untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Dede Rosyadi
#NgajiMalamJumat #Infobekasi #Bekasi






























