Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menuntut agar dapur penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menjaga kualitas produknya sesuai standar telah ditetapkan oleh pihak pemerintah.
Tuntutan ini disampaikan menyusul insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa SDN Kota Baru III, Bekasi Barat, pada Kamis (2/10) kemarin, setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Tri Adhianto mengungkapkan hal tersebut saat menjenguk para siswa yang dilarikan ke rumah sakit.
“Ini bagian dari tanggung jawab dapur ya agar mereka bisa menyiapkan makanan yang lebih baik lagi secara higienis dan tentu sehat, ya sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden Prabowo,” tegas Tri.
Ia memastikan bahwa seluruh siswa kini dalam penanganan medis di rumah sakit mendapatkan pelayanan terbaik. Selain itu, Tri juga berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim menangani program MBG guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Program Makan Bergizi Gratis adalah niat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak, tapi harus dipastikan aman, higienis, dan berkualitas,” ujar Tri.
Diketahui, enam siswa kelas VI SDN Kota Baru III mengalami gejala muntah-muntah dan sakit perut setelah menyantap menu MBG. Insiden ini sontak menjadi perhatian serius pemerintah kota untuk memastikan keamanan pangan dalam program gizi anak-anak.
Penulis : dpr
Editor : D. Rosyadi








































