Infobekasi.co.id – Ratusan peserta balap motor akan adu cepat di kelas Bracket Time, Sirkuit Vida, Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu, 18 Oktober 2025. Ajang balap motor resmi ini diinisiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Bekasi bersama komunitas otomotif ini bertujuan untuk mewadahi para pecinta balap.
“Tujuannya mengurangi aksi balap liar yang kerap terjadi, serta memberikan wadah ke teman-teman yang hobi menyetel motor,” ujar Koordinator balap motor, Hendra Rusbule, Kamis malam, 16 Oktober 2025.
Ajang ini mempertandingkan beberapa kelas, mulai bracket 8 detik hingga 10 detik, kelas Ninja 2 Tak, Sunmori Class 155cc dan 200cc, hingga cross street race.
Tiket pendaftaran dibuka dengan harga Rp300 ribu per peserta. Harga ini diklaim paling murah dibandingkan acara serupa yang biasanya mencapai Rp500 ribu atau bahkan Rp600 ribu.
“Kita pelopor utama yang paling murah, target kita adalah anak-anak jalanan, pelajar, mereka yang sedang mencari jati diri,” ucapnya.
Balapan dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Panitia menegaskan tidak menjual tiket penonton alias gratis dan terbuka untuk umum.
Untuk menambah semangat, panitia penyelenggara menyiapkan hadiah senilai jutaan rupiah sebagai uang pembinaan kepada peserta terbaik.
Sementara itu, Ketua IMI Kota Bekasi, Komarudin, mengatakan bahwa ajang ini dapat mengasah potensi para pembalap. Selain itu, pihaknya tetap melakukan pengawasan sesuai standar dan regulasi yang ditetapkan oleh IMI.
“Ini menjadi inovasi bagi anak muda, mereka di sini teruji dengan terukur karena ada lomba, bukan balap liar,” kata Komarudin.
Meskipun ada isu bahwa lintasan Vida sangat terbatas untuk menggelar ajang balapan, Komarudin menjelaskan bahwa sirkuit ini merupakan alternatif untuk menggelar ajang balap. Kendati demikian, panitia harus mempersiapkan keamanan, tim medis, serta memastikan kondisi sirkuit aman.
“Alhamdulillah, masyarakat Vida mendukung. Ini menjadi solusi jangka pendek dan semoga spesifikasinya bisa lebih lengkap lagi dan diterima di masyarakat lain,” pungkasnya.
Reporter : Fahmi
Editor: DR






























