Infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya berhasil mengeksekusi lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di sekitar Masjid Raya Jatimulya, RW 015, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Rabu (22/10/2025). Eksekusi ini sempat diwarnai aksi penolakan dari sebagian kecil warga.
Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, aparat kepolisian, dan personel Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, melakukan pemagaran lahan seluas lebih dari 1.000 meter persegi. Lahan ini rencananya akan digunakan untuk pembangunan Kantor Kelurahan Jatimulya yang baru.
Penolakan terhadap rencana pembangunan kantor kelurahan ini sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan Agustus lalu. Sejumlah warga sempat melakukan aksi unjuk rasa dengan menghalangi petugas Pemkab Bekasi yang hendak melakukan pemagaran. Mereka menyampaikan berbagai alasan terkait penolakan tersebut.
Camat Tambun Selatan, Sopyan Hadi, yang turut hadir di lokasi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi tetap berkomitmen untuk membangun Kantor Kelurahan Jatimulya di lahan fasos-fasum tersebut.
“Pembangunan kantor kelurahan ini adalah bukti bahwa masyarakat Jatimulya membutuhkan fasilitas pelayanan yang representatif,” ujar Sopyan Hadi, sembari mengapresiasi dukungan warga yang turut membantu proses pemagaran.
Sebelumnya, kelompok warga yang menolak pembangunan kantor kelurahan di dekat Masjid Raya Jatimulya sempat menawarkan lahan alternatif di wilayah RW 016. Namun, tawaran ini ditolak oleh mayoritas warga Jatimulya karena lokasinya dianggap kurang strategis.
“Lokasi di sini sangat strategis karena berada di tengah-tengah wilayah Jatimulya. Selain itu, penunjukan lahan ini juga sudah sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi,” imbuh Sopyan Hadi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Raya Jatimulya, Letkol (Purn) Suratman, menyatakan bahwa warga dan jemaah masjid menolak segala bentuk pembangunan lain di lahan tersebut, selain untuk kepentingan masjid.
“Kami berharap lahan ini dapat dikembangkan menjadi Islamic Center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat untuk kegiatan pembinaan umat,” pungkas Suratman.
Reporter : H. Saban. Jr.
Editor : DR








































