Assyifa, Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Sempat Telepon Minta Maaf ke Ibunya

Infobekasi.co.id – Satu di antara 22 korban meninggal dunia tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, adalah Assyifa Mulandar, wanita berusia 25 tahun ini merupakan warga asal Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP), Cluster Sanur, Desa Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Adik korban, Alfito, (15) mengatakan, dirinya mendapat kabar bahwa kakaknya terjebak kepungan api di lantai tiga di kantor tempat Ia kerja.

“Dia cuma ngabarin ini kantor kebakaran dan Dia kejebak gak bisa turun,” tutur Alfito di lokasi, Bekasi, Rabu 10 Desember 2025.

Korban sempat menghubungi ibunya dan mengucapkan permintaan maaf dan berpamitan. Setelah itu keluarga putus kontak dengan korban.

“Pertama tuh, Dia (korban) telepon mama saya jam 12.45 WIB, bilang minta maaf. Sekedar minta maaf dan pamitan. Setelah itu udah gak bisa dihubungi, meskipun pesan terkirim (centang dua), tapi gak bisa dihubungi lagi,” beber Alfito.

Alfito menduga, korban meninggal lantaran mengalami sesak nafas akibat menghirup asap tebal dari kebakaran gedung Terra Drone.

“Saya yakin 100 persen itu karena menghirup asap, karena dari bekas hidung dan foto di kantong jenazahnya, hidung dan mulutnya ada abu,” kata Alfito.

Hingga Rabu siang, jenazah masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Perwakilan keluarga masih menunggu kedatangan jenazah ke rumah duka.

(Fahmi/Deros)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini