Infobekasi.co.id – Meninggalnya Assyifa Mulandar, korban kebakaran gedung Terra Drone, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menyisakan duka mendalam bagi keluarganya.
Adik bungsu korban, Alfito (15 ), mengatakan terkejut mendengar kabar kakak keduanya itu meninggal dunia.
“Tidak ada firasat sama sekali,” kata Alfito ketika ditemui di rumah duka di Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP), Cluster Sanur, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu 10 Desember 2025.
Alfito menilai, kakaknya itu merupakan wanita yang tegar, bijaksana, dan cukup humoris. Sebagai remaja, almarhumah Assyifa kerap memberikan nasihat dan memotivasi dirinya.
“Saya sendiri melihat korban sebagai sosok yang kuat, yang tegas, dan menurut saya dia tuh kakak yang paling baik. Jujur, saya paling dekat sama dia,” tutur Ia.
Ia tak mengetahui detail sejak kapan kakaknya itu bekerja di kantor tersebut. Di perkirakan sekitar kurang lebih satu tahun.
Assyifa Mulandar merupakan staf akunting di Terra Drone. Selama bekerja, korban senantiasa menaiki motor dari rumahnya di Babelan menuju Jakarta Pusat.
“Kesehariannya pulang kerja, bersih-bersih rumah, dan tidur seperti itu,” ucap Alfito.
Kini, keluarga tengah menanti kepulangan jenazah korban yang hingga saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Di RS Polri ada kakak saya yang pertama, kemudian ada mamah dan saudara lainnya,” tutup Alfito.
(Fahmi/Deros)








































