Infobekasi.co.id – Kota dan Kabupaten Bekasi menempati urutan pertama dan kedua dalam banyaknya calon jamaah haji yang berangkat pada musim haji tahun 2026. Kota Bekasi mendominasi dengan 4.964 orang, kemudian diikuti Kabupaten Bekasi sebanyak 3.558 orang.
Posisi ketiga terbanyak dipegang Kabupaten Indramayu dengan 2.885 orang, diikuti Kabupaten Cirebon (2.764 orang) dan Kota Depok (2.567 orang).
Namun, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan bahwa kuota haji Jawa Barat untuk musim haji 2026 mengalami pengurangan sebanyak 9.080 orang atau setara dengan 20 kelompok terbang (kloter). Kuota sebelumnya sebesar 38.723 jemaah pada tahun 2025 turun menjadi 29.643 jemaah.
Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jawa Barat, Boy Hari Novrian, menyampaikan, hal ini setelah keluarnya kebijakan baru dari Kemenhaj yang memberlakukan sistem waiting list dengan masa tunggu rata-rata 26,4 tahun.
Akibat pengurangan kuota tersebut, ada daerah yang jumlah jamaahnya bertambah dan ada yang turun drastis. Kabupaten Bandung, yang sebelumnya berjumlah 2.425 orang (3 kloter), kini hanya 430 orang atau satu kloter saja. Bahkan, ada daerah yang hanya memberangkatkan 10 orang yakni Kota Banjar, dan Kota Sukabumi hanya 28 orang.
Saat ini, sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Kabupaten Bekasi sudah mempersiapkan manifes bagi yang sudah melunasi Ongkos Haji Nasional (ONH).
Selain itu, pembentukan rombongan dan regu juga sudah dilakukan, seperti di KBIHU Tanira yang dipimpin H. Solikhun yang tahun ini akan memberangkatkan lebih dari 140 jamaah calon haji.
(H.Saban/Dede R)








































