Infobekasi.co.id – Kampung Beting, Desa Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, selain menjadi spot para pemancing ikan (mancing mania), juga menjadi tujuan para taveling yang suka dengan suasana pesisir pantai.
Jika dijangkau dari Kota Bekasi, sekitar dua hingga tiga jam perjalanan darat ke Kampung Beting. Gedung-gedung pencakar langit perlahan menghilang, berganti dengan hamparan tambak luas, rimbunnya hutan bakau, dan perkampungan nelayan yang berjejer di tepi sungai. Begitu memasuki Desa Bahagia, aroma laut langsung menyergap penciuman, angin asin dan para warga mayoritas berporfesi nelayan menyambut setiap pendatang.
Kampung Beting di pesisir Bekasi berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Dikenal sebagai salah satu kantong nelayan tradisional yang masih lestari di Muara Gembong, ada rumah-rumah panggung, sebagian dari kayu, sebagian telah diperkuat dengan tembok untuk melawan terjangan rob dan pasang laut yang datang tanpa permisi.
Pagi hari, perahu-perahu nelayan bersandar di tepian sungai, sebagian baru kembali dari lautan. Ikan segar, udang, dan kepiting hasil tangkapan langsung disortir, sebagian dijual ke pengepul, sebagian lagi dibawa pulang untuk disantap bersama keluarga.
Menyusuri Kampung Beting, anak-anak riang bermain di dermaga kayu, warga saling menyapa dengan logat pesisir Bekasi yang khas, sementara para ibu sibuk menjemur ikan asin dan hasil laut lainnya di halaman rumah.
Selain kehidupan nelayan yang memikat, Kampung Beting juga menawarkan lanskap alam pesisir. Hutan mangrove di sekeliling kampung menjadi benteng alami dari abrasi. Meski di beberapa titik mangrove terlihat merana, di bagian lain tumbuh subur, menjadi saksi bisu upaya pelestarian yang dilakukan warga dan para relawan.
Saat senja tiba, di Kampung Beting matahari perlahan tenggelam di balik tambak dan laut, menciptakan siluet perahu dan rumah penduduk setempat.
Bagi para pencinta wisata berbasis budaya dan alam, Kampung Beting adalah destinasi yang kudu dijelajahi, bukan sekadar untuk datang, tetapi untuk memahami dan menghargai kehidupan masyarakat pesisir pantai.








































