Infobekasi.co.id – Debit air pada Kali Cikeas sempat menyentuh level Siaga 1 dengan tinggi muka air mencapai 420 sentimeter pada Kamis, 16 April 2026. Akibat tingginya debit air tersebut, sejumlah titik di wilayah Jatiasih dilaporkan mengalami kebanjiran. Namun, saat ini, tren ketinggian air tersebut mulai turun.
“Sekitar pukul 04.00 WIB air meluap, namun sekarang sudah surut,” terang Ketua KP2C, Puarman, saat dikonfirmasi Kamis (16/4/2026) pagi.
Beberapa lokasi yang terdampak luapan Kali Cikeas antara lain area TPU Jatisari, jalanan di kawasan Vila Nusa Indah 3, serta sejumlah permukiman di bantaran Kali Cikeas, Jatiasih.
Meski genangan di permukiman warga sudah surut, volume aliran air di Kali Cikeas masih terpantau cukup tinggi saat mengalir menuju Kali Bekasi. Kendati demikian, kondisi tersebut diketahui tidak berdampak signifikan terhadap kenaikan debit di Kali Bekasi.
Hal itu dikarenakan kapasitas tampung Kali Bekasi jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Kali Cikeas. Sementara itu, kondisi di Kali Cileungsi terpantau dalam keadaan normal.






























