Khawatir Jadi Bakso Cilok, Ikan Sapu-Sapu di Bekasi “Diawasi”

infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah penanganan ikan sapu-sapu yang kini menjadi sorotan serius. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa pemusnahan massal akan diperketat guna mencegah ikan berbahaya ini kembali beredar di pasar.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobihoe usai melakukan penyusuran di aliran Kali Bekasi, kawasan Delta Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (21/04) kemarin.

“Ada informasi yang menyebutkan, banyak ikan sapu-sapu yang diambil dari sungai ini lalu dijual bebas di pasar. Ini sangat berbahaya karena ikan tersebut mengandung racun dan tidak layak dikonsumsi,” tegas Bobihoe.

Menurutnya, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tanah air berpotensi menyerap zat-zat beracun dan limbah, sehingga sangat berisiko jika masuk ke rantai makanan manusia. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa main-main.

“Saya imbau masyarakat jangan sekali-kali membelinya. Apalagi dikhawatirkan ikan ini disalahgunakan menjadi bahan olahan makanan seperti bakso, cilok, atau siomay oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Bobihoe juga meminta para pelaku UMKM dan pendagang kuliner untuk tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan dengan menggunakan bahan baku ikan yang sehat dan aman, baik air tawar maupun laut.

Sementara itu, untuk memutus peredaran dan populasinya, rencana pemusnahan besar-besaran sudah dipatok. Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan operasi pembersihan total saat musim kemarau tiba, tepatnya pada bulan Juni mendatang.

“Kita akan lakukan pemusnahan menyeluruh ketika kondisi air sungai sedang surut atau menurun, sehingga penanganannya bisa dilakukan secara maksimal,” tutupnya.

(Fahmi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini