Pasca Kecelakaan Kereta, 10 Korban Masih Dirawat di RSUD CAM, Satu Orang Kondisi Parah

Infobekasi.co.id – Sebanyak 10 korban kecelakaan tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi per hari ini Senin 4 Mei 2026.

Wakil Direktur Utama Bidang Pelayanan Medik RSUD CAM Kota Bekasi, dr Sudirman, menyatakan, dari sepuluh orang masih dirawat, satu di antaranya berada dalam kondisi berat. Pasien tersebut adalah perempuan dirawat di ruang perawatan intensif usai menjalani operasi patah tulang rusuk sejak Sabtu 2 Mei 2026.

“Saat ini masih ada sepuluh orang yang dirawat. Satu orang perempuan kondisinya masih cukup berat, dirawat di ICU pasca operasi patah tulang rusuk,” ujar dr Sudirman.

Sembilan pasien lainnya dipastikan kondisinya sudah stabil dan terus membaik. Sebagian di antaranya berpeluang diperbolehkan pulang ke rumah pada hari ini, setelah mendapatkan pemeriksaan akhir dari dokter penanggung jawab pelayanan masing-masing.

“Beberapa kemungkinan bisa pulang hari ini, tinggal menunggu hasil pemeriksaan dokter yang menangani,”  jelasnya.

Secara umum, seluruh pasien mengalami berbagai jenis cedera, antara lain patah tulang, memar, dan gangguan akibat trauma. Tingkat keparahan bervariasi, ada yang baru selesai operasi, ada masih dalam masa pengawasan khusus seperti korban cedera kepala, dan masih dalam tahap pemulihan secara bertahap.

“Kondisinya beragam, ada yang baru operasi, ada yang masih dipantau seperti yang mengalami cedera kepala, semuanya masih dalam proses perawatan dan pemulihan secara bertahap,” tambah dr Sudirman.

Sebelumnya, rumah sakit ini sempat merawat 16 korban pada 2 Mei 2026. Enam orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, sehingga tersisa 10 orang yang masih membutuhkan perawatan lanjutan.

(Fahmi)

Editor: Dede R

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini