Infobekasi.co.id – Sejumlah pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi di wilayah Jalan Cemara 2, RT 07 RW 013, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengeluh gangguan distribusi air bersih di rumah mereka. Kondisi aliran air sangat kecil ternyata sudah berlangsung selama sepekan terakhir.
Salah satu warga terdampak, Awe, menceritakan, Ia harus menunggu berjam‑jam hanya mengisi bak penampungan air berukuran kecil, lantaran debit air yang keluar dari keran sangat minim.
“Buat mengisi satu bak mandi saja kami harus menunggu berjam‑jam,” keluh Awe saat ditemui, pada Kamis (4/6/2026).
Akibat kondisi tersebut, pengeluaran rumah tangga warga menjadi membengkak. Pasalnya, mereka terpaksa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air guna mencukupi kebutuhan sehari‑hari.
Warga terpaksa membeli sejumlah galon air bersih agar tetap bisa menjalani aktivitas sehari‑hari, meskipun pasokan dari sambungan rumah belum membaik.
“Kami harus menyediakan dana tambahan sekitar Rp40.000 untuk membeli air bersih, gara‑gara air dari keran di rumah keluarnya sangat kecil sekali,” tutur Awe.
Hingga saat ini, pasokan air di rumahnya belum kembali seperti sedia kala. Ia sangat berharap permasalahan ini segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari pihak terkait.
“Semoga masalah ini segera tertangani, karena kami sungguh kesulitan beraktivitas sehari‑hari tanpa pasokan air bersih yang cukup,” ucap Awe.
(Fahmi/DR)





























