Skip to content

Proses Lahirnya Gelar Kota Patriot: Dari Rapat di Bioskop Hingga Berbuah Kesepakatan

Infobekasi.co.id – Sejarah gelar “Kota Patriot” bagi Bekasi bermula dari perdebatan yang kemudian melahirkan kesepakatan bersama. Sekitar tahun 1964, muncul usulan dari tokoh masyarakat Karawang agar daerahnya dijuluki Kota Patriot. Para tokoh masyarakat Bekasi pun menyampaikan protes atas usulan tersebut.

“Para tokoh Bekasi rapat di Bioskop Parahyangan, yang sekarang menjadi toko industri percetakan di dekat Stasiun Bulan-Bulan, Bekasi,” ungkap Ali Anwar, Sejarawan Bekasi, saat berbincang kepada infobekasi di Kampung Tugu, Bekasi Timur, Minggu (16/8/26) kemarin.

Dalam rapat tersebut, masih kata Ali Anwar, para tokoh Bekasi menyampaikan alasan kuat. Bekasi adalah daerah garda pertempuran terdepan, tempat para pejuang dari berbagai wilayah bergantian bertempur selama dua minggu sebelum kembali ke pangkalan di Karawang dan Cikampek. Artinya, medan pengorbanan berada di Bekasi, bukan di Karawang.

“Dari perbedaan pandangan itu akhirnya lahir kesepakatan, Karawang dijuluki sebagai Kota Pangkal Perjuangan, sedangkan Bekasi berhak menyandang gelar Kota Patriot,” tegas Sejarawan jebolan Universitas Indonesia tersebut.

Meski sudah mengantongi gelar Kota Patriot. Saat itu belum langsung tertanam dalam lambang daerah, semboyan yang digunakan masih berupa slogan “Swatantra Wibawa Mukti”.

Baru pada tahun 1997, seiring peningkatan status menjadi Kota Madya Bekasi, gelar “Kota Patriot” secara resmi disematkan dan masuk ke dalam lambang daerah Bekasi.

(ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *