Skip to content

Krisis Air dan Jalan, Syarat Mutlak Sebelum Kampung Korod Ditata Jadi Wisata Budaya

Infobekasi.co.id – Meski memiliki potensi budaya luar biasa, rencana penataan Kampung Korod, Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, masih punya PR (Pekerjaan Rumah).

Wilayah ini setiap tahun dilanda krisis air bersih dan kekeringan irigasi pertanian yang mengancam keberlangsungan hidup warga maupun potensi wisata yang dikembangkan.

Plt Sekretaris Kecamatan Cibarusah, Wowo Fadillah, menegaskan, persoalan air bersih dan infrastruktur jalan utama harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum penataan wisata direalisasikan.

“Persoalan air bersih dan infrastruktur dasar menjadi tantangan yang harus diperhatikan, karena penataan bukan hanya soal memperbaiki wajah kampung, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ungkap Wowo,Rabu (2/9/26).

Sawah di Kampung Korod bersifat tadah hujan sehingga sangat bergantung pada curah hujan. Setiap musim kemarau tiba, kekeringan melanda dan mengancam hasil panen warga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani.

Tanpa jaminan ketersediaan air, penataan kawasan wisata budaya dikhawatirkan hanya menjadi proyek pencitraan tanpa menyentuh kebutuhan dasar warga.

Pihaknya berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak hanya berhenti pada wacana pengembangan wisata, tetapi juga menyelesaikan persoalan krisis air bersih dan perbaikan jalan utama.

“Kampung Korod tetap memiliki jati diri sebagai kampung Sunda, lingkungannya terjaga, potensi wisatanya berkembang, dan kesejahteraan warga meningkat,” ujarnya.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *