Skip to content

Emak-Emak BSU Gempita Pondok Melati Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

Infobekasi.co.id – Sampah plastik yang selama ini dianggap tak bernilai diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) oleh ibu-ibu Bank Sampah Unit (BSU) Gempita di Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Plastik seperti kantong kresek, styrofoam hingga bubble wrap dikumpulkan untuk kemudian diolah menggunakan mesin pirolisis. Dalam satu kali proses, mesin tersebut mampu mengolah hingga lima kilogram sampah plastik.

Sekjen BSU Gempita, Hesti Warih MR, mengatakan inovasi tersebut berawal dari banyaknya sampah sisa yang tidak bisa dijual setelah proses pemilahan. Mereka kemudian mencari cara agar sampah tersebut tidak kembali menjadi residu.Emak-Emak BSU Gempita Pondok Melati Sulap Sampah Plastik Jadi BBM.

“Karena yang kami berpikirnya itu tidak semata-mata mencari premiumnya, karena kami berpikirnya itu untuk mengurangi sampah yang tidak bernilai. Sehingga bagaimana caranya volume besar itu dipunakan dan menghasilkan sesuatu yang berguna,” kata Hesti, Senin (21/9/26).

Mesin pengolah sampah tersebut diperoleh melalui program Bekasi Keren pada 2024. Mesin dibeli dari Blitar dengan harga Rp28,5 juta dan mulai digunakan BSU Gempita sejak 2025.

Meski menghasilkan cairan yang dapat dimanfaatkan sebagai BBM, hasilnya belum dipasarkan. Untuk sementara, cairan tersebut digunakan untuk kebutuhan operasional BSU Gempita, seperti kendaraan pengangkut sampah dan mesin potong rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *