BEKASI BARAT – Setelah lima hari menghilang, balita bernama Destian Putra Pradana (3,5), putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Minto dan Yuni Widiastuti, ditemukan tewas di saluran air, di Kampung Rawa Bebek RT 04 RW 08, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (11/05) pagi.
“Anak ini menghilang sejak Sabtu, saat sedang main sepeda, kami sudah mencari, dari menyebarkan pamflet, hingga lapor polisi,” tutur Minto, ayah korban.
Saat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, Destian disangka hanya boneka.
“Awalnya dikira boneka, tapi kok sudah tercium bau busuk,” kata Syarifudin, selaku ketua RW 08.
Syarifudin juga membenarkan bahwa jasad balita tersebut sudah lima hari menghilang. Keluarga juga sempat mencari kemana-mana.
“Tadi ada warga lapor ke saya, ada penemuan mayat balita. Ketika dilihat, ternyata benar jasad tersebut adalah anak Minto,” tambah Syarifudin.
Kasubaghumas Polresta Kota Bekasi, Iptu Puji Astuti, membenarkan keterangan tersebut.
“Benar telah ditemukan jasad balita. Korban diduga tewas karena hanyut saat hujan deras beberapa hari lalu,” ujarnya.
Petugas Identifikasi Polresta Kota Bekasi yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP. Guna kepeluan visum, jasad korban dilarikan ke kamar mayat Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kasusnya kini ditangani petugas Polsek dan Polresta Kota Bekasi. (Tio)





























