BEKASI SELATAN – Kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di daerah Medan, Sumatera Utara, yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Udara, pada Senin lalu (15/08), menuai protes sejumlah awak media dari berbagai daerah, salah satunya di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang terjadi pada Rabu (17/8).
“Kami mengutuk keras tindakan oknum TNI AU yang melakukan penganiayaan terhadap dua orang rekan kami,” ujar Ahmad Uban, koordinator Aliansi Jurnalis Media TV Bekasi.
Sebanyak tiga puluh orang perwakilan jurnalis, yang terdiri dari berbagai media, yang biasa meliput di wilayah Bekasi, melakukan aksi simpatik dan solidaritas di Jalan Ahmad Yani Kota Bekasi. Dalam aksi ini, mereka membawa spanduk yang bertulisan #SAVE JURNALIS, dan berorasi mengenai keprihatinan mereka karena kebebasan pers telah direnggut oleh oknum TNI AU yang melakukan tindak kekerasan tersebut.
“Usut tuntas dan penjarakan oknum TNI AU yang melakukan tindakan penganiayaan,” tambah Ahmad.
Selain berorasi, para awak jurnalis Bekasi juga manyalakan lilin, membawa bendera kuning, dan menaruh id card di jalanan sebagai simbol matinya kebebasan pers. Para awak jurnalis Bekasi berharap, dalam momentum Hari Kemerdekaan RI ini, kemerdekaan pers juga dapat diselaraskan dan dipatuhi oleh segenap instansi, seperti Pemerintah, dan khususnya aparat petugas, baik dari Polri maupun TNI.
Unjuk rasa ini sempat dikawal ketat pihak Kepolisian Polresta dan Satpol PP Kota Bekasi. (Tio)






























