
BEKASI- Meikarta sepakat melakukan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan 10 institusi ternama dunia, Meikarta digadang menjadi pusat pendidikan regional transformasi manusia.
Kesepuluh perusahaan itu menanamkan investasinya hingga USD 500 juta di Kawasan Meikarta, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Lembaga internasional itu bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan tekonologi.
Ketut Budi Wijaya selaku Presiden Meikarta mengatakan, sepuluh perusahaan itu berasal dari Amerika Serikat, Inggris dan Benua Asia lainnya. Kerjasama ini, kata dia, telah terjalin dalam nota kesepahaman (MoU) di Hotel Aryaduta, Jakarta pada Rabu (21/03) kemarin.
“Kerjasama Dan Investasi Bersama Diharapkan Bisa Mewujudkan Meikarta-Lippo Cikarang Menjadi Pusat Pendidikan Regional Dalam Rangka Transformasi Manusia. Sehingga Indonesia Menjadi Negara Maju,” katanya kepada awak media, Jumat (23/03).
Ia mengatakan, dalam bidang kesehatan mereka bakal membangun pusat kesehatan terkemuka Asean termasuk pusat onkologi, kardiologi, neurologi, dan rehabilitasi yang masing-masing diwadahi fasilitas rumah sakit spesialisasi tersendiri.
Melalui kerjasama ini, lanjut dia, Lippo ingin menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan peradaban masyarakat Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan.
Ketut menilai, pendidikan merupakan modal penting dalam mewujudkan masyarakat Indonesia untuk bisa lebih bersaing di era global. “Kami sangat concern dalam memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat secara umum,” ujarnya.
Dia mencatat, instusi global yang melakukan penandatanganan MoU adalah Columbia University Medical Center (CUMC), University College Londol (UCL), University of North Carolina, Genesis Rehab Services (GRS), Wodd Trade Center. Selain itu, ada HTC Corporation, China Teiecorn Global Limited, JM Eagle, Zhong Ying Finance, dan Lausanne Hotel Management Institute.
Lebih lanjut, Budi Wijaya mengatakan , Meikarta akan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dalam upaya menjadikan Meikarta sebagai Kota Baru yang memiliki fasilitas lengkap untuk kebutuhan penghuninya. Bahkan fasilitas lengkap ini bisa menjadikan Meikarta sebuah kota modern.
“Kita telah menyiapkan lahan seluas 273.000 meter persegi di kawasan Meikarta untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan, riset, kesehatan, logistik dan sebagainya,” tandas dia. (bams)






























