Infobekasi.co.id – Di antara kesibukan Embarkasi Haji Jakarta-Bekasi yang dipenuhi lantunan doa dan haru perpisahan, sesosok pemuda tampak berdiri tegap di sudut pintu gerbang utama. Tangannya menenteng boneka unta berwarna cokelat dengan hiasan sorban khas Timur Tengah.
Namanya Rizky. Usianya 22 tahun. Ia bukan jemaah haji, bukan pula petugas pendamping. Rizky adalah pedagang musiman yang menjadikan musim haji sebagai ladang rezeki, dengan menjajakan suvenir unik, boneka unta.
“Yang besar Rp350 ribu, sedang Rp200 ribu, kecil Rp100 ribu,” ucapnya sembari tersenyum ramah kepada calon pembeli yang melintas, hari Rabu 18 Juni 2025.
Boneka-boneka yang dijajakannya bukan hasil dari grosiran besar. Rizky dan teman-temannya memproduksinya sendiri di kampung halaman, Padang, Sumatera Barat. Mereka datang berombongan, sekitar lima sampai tujuh orang, dan sudah rutin setiap tahun hadir saat musim haji tiba.
“Kita produksi dari konveksi sendiri, terus bawa ke sini. Setiap tahun kita standby di sini pas musim haji,” jelas Rizky.
Alasan memilih boneka unta sebagai dagangan bukan tanpa pertimbangan. Menurut Rizky, unta adalah simbol paling ikonik dari Tanah Suci. Ia percaya, boneka berbentuk hewan gurun ini bisa menjadi pengingat manis bagi para keluarga jemaah akan perjalanan spiritual ke Mekkah.
“Karena paling mewakili suasana Arab. Kalau haji, pasti ingatnya unta, kan?” katanya sambil menunjukkan boneka berukuran sedang.
Musim haji memang hanya datang sekali setahun, tapi bagi Rizky, momen ini cukup untuk menutup kebutuhan selama beberapa bulan. Meski tak menyebutkan angka pasti, ia mengaku pendapatan dari berjualan boneka cukup menghidupi.
“Sepuluh juta sih enggak nyampe, lima juta mungkin ada. Alhamdulillah,” ujar Rizky.
Namun, mencari pembeli di antara ribuan jemaah dan keluarga mereka bukan perkara mudah. Rizky harus bersaing dengan puluhan pedagang lain, berjalan cepat, bahkan kadang berlari-lari kecil demi menyodorkan dagangan.
“Kadang ada yang beli, kadang cuma nanya-nanya. Ya namanya usaha,” ucapnya pasrah.
Meski begitu, ia tetap menjalani semuanya dengan semangat. Baginya, musim haji bukan hanya waktu bagi jutaan umat Islam untuk beribadah, tapi juga saat yang tepat untuk mencari berkah, dengan cara yang sederhana, menjual boneka unta.
“Yang penting halal dan berkah,” kata Rizky mantap, sebelum kembali melangkah menyapa calon pembeli berikutnya.
Reporter : Fahmi
Editor : Dede R






























