Pengki Rombeng Naik ke Bale Istilah Orang Betawi

Infobekasi.co.id – Dalam kekayaan ungkapan budaya Betawi, kita mendengar istilah, “Pengki Rombeng Naik ke Bale”. Ungkapan ini bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan sebuah cermin yang memantulkan nilai-nilai penting dalam masyarakat Betawi.

“Pengki Rombeng” adalah alat sederhana untuk mengumpulkan sampah yang sudah usang dan rusak, sementara “Bale” adalah tempat lebih tinggi untuk duduk/tidur. Jadi, ungkapan ini menggambarkan suatu ketidaksesuaian yang mencolok, alat yang sudah rusak dan kotor ditempatkan di tempat yang seharusnya bersih dan terhormat.

Sumber yang dihimpun infobekasi, ungkapan ini biasanya digunakan untuk menyindir seseorang yang mendadak kaya atau berkuasa, lupa diri, dan tidak layak. Orang yang dulunya hidup sederhana tiba-tiba mendapatkan kekayaan atau jabatan tinggi, kemudian menjadi sombong dan melupakan asal usulnya, atau dianggap tidak pantas dengan posisi barunya.

“Pengki Rombeng Naik ke Bale” memiliki beberapa fungsi penting. Ia mengingatkan orang untuk tetap rendah hati dan tidak melupakan asal usul, menjadi cara halus untuk mengkritik orang yang berperilaku sombong, dan mengajarkan nilai-nilai kesederhanaan.

Di tengah perubahan zaman, ungkapan ini tetap relevan. Ia menjadi pengingat penting untuk tidak terbuai dengan kesuksesan duniawi dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Pengki Rombeng Naik ke Bale” adalah ungkapan yang sarat makna dalam budaya Betawi. Ia bukan hanya sekadar sindiran, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan. Ungkapan ini mengingatkan kita untuk selalu rendah hati, bersyukur, dan tidak melupakan asal usul, apapun yang kita capai dalam hidup.

Editor : Dede R

#infobekasi #IstilahBetawi #Bekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini