Odong-odong Ngarak Bocah Sunat Hiburan Warga Bekasi di Tengah Moderenitas

Infobekasi.co.id – Selain sebagai wahana hibursn anak-anak, odong-odong di Bekasi juga memiliki makna khusus dalam budaya masyarakat setempat, terutama saat acara bocah sunatan. Tradisi mengarak bocah yang akan disunat menggunakan odong-odong masih sering dijumpai di Kabupaten Bekasi, dan menjadi daya tarik tersendiri.

Berbeda dengan odong-odong biasa yang beroda, odong-odong untuk acara hajatan biasanya berupa hiasan besar berbentuk seperti hewan atau kereta yang diangkat oleh beberapa orang. Bocah yang bakal disunat duduk di atasnya, lalu diarak berkeliling kampung atau lingkungan tempat tinggal, bahkan hingga sejauh berkilometer.

Arak-arakan ini biasanya diiringi musik tradisional Sunda seperti gamelan atau degung, bahkan lagu kekinian yang yang sudah diaransemen. Odong-odong ini meski kadang bikin macet lalu lintas, selalu disambut antusias oleh warga yang menonton. Selain sebagai bentuk rasa syukur, tradisi ini juga bertujuan untuk memeriahkan acara dan menjadi momen kebersamaan antar tetangga.

Menurut informasi, biaya sewa odong-odong beserta tim pengarak dan musik bisa mencapai jutaan rupiah, namun hal ini dianggap sebanding dengan keseruan dan kehangatan yang tercipta.

“Odong-odong ini bukan cuma hiasan, tapi bagian dari hiburan. Anak yang disunat jadi merasa spesial dan acara jadi lebih meriah,” tutur Mashudi Kubil salah satu warga Kampung Jejalean, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/4/2026).

Saat ini, meskipun sudah banyak gaya modern dalam penyelenggaraan sunatan, tradisi odong-odong tetap dilestarikan sebagai asimilasi budaya di wilayah Bekasi.

#Odong-Odong #Infobekasi #NgarakSunat

(DR) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini