Mediasi Hasilkan 3 Putusan Terkait Pembangunan Santa Clara

20150809221636Bekasi Selatan – Mediasi yang dilakukan antara Walikota Bekasi, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan 5 perwakilan tokoh ulama menghasilkan 3 poin keputusan terkait pembangunan Santa Clara.
Poin tersebut dibacakan oleh Koordinator keamanan unjuk rasa, Slamet Ismail sesaat sebelum demo dibubarkan dengan damai, Senin (10/8) siang.

“Ada 3 poin hasil dari mediasi, yang pertama adalah penetapan status quo untuk  aktifitas pembangunan gereja. Yg artinya tidak boleh ada kegiatan apapun sampai ada kekuatan hukum tetap,” ujar dia.

Poin kedua, lanjut Ismail, yaitu akan diadakannya verivikasi data dukungan pembangunan gereja oleh instasi terkait.

“Poin terakhir, untuk para alim ulama dan seluruh pihak untuk menjaga iklim Kota Bekasi agar tetap kondusif dan aman,” tuturnya.

Usai membacakan berita acara tersebut, Ismail juga menyampaikan bagi para pengunjuk rasa untuk melepas seluruh spanduk yang bisa memancing emosi dan gesekan.

“Kita hormati kesepakatan yang telah disetujui para alim ulama. Namun, apabila kesepakatan ini mereka langgar kami tak segan-segan untuk bertindak lagi,” tambah dia. (sel)