Calon Haji Lala Meninggal Karena Hipertensi Berat

ilustrasimayatBekasi Selatan – Kabid Kesehatan PPIH Embarkasi Jakarta Bekasi, Ananto Prasetya Hadi menyebutkan, bahwa calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung yang meninggal Selasa (25/8) kemarin. Lala Komala (44 tahun), sebelumnya sudah mengalami hipertensi sebelum sampai di Asrama Haji Bekasi. Namun, hal tersebut tidak diinformasikan kepada tim dokter di Asrama Haji.

“Dilihat dari kronologi, Ibu Lala sudah sakit di rest area. Saat ditensi 180/100, lalu diberikan obat anti hipertensi. Sampai sini pasien tidak tidak memberi tahu kalau tensinya mencapai 180, almarhum hanya mengeluh sakit kepala,” ujar Ananto saat ditemui di Asrama Haji Bekasi, Rabu (26/7).

Lanjut dia, saat dicek di Poliklinik, tensinya sudah turun ke 140. Tidak setinggi yang tadi karena sudah minum obat. Karena itu tidak ada yang mengarah ke hipertensi berat.

“Kalau kita mendapat laporan itu tentunya bisa lebih hati-hati dan bisa langsung ditujuk ke RSUD pakai ambulans. Namun baru tahunya setelah meninggal suaminya bilang kalau istrinya tensinya pernah setinggi itu dan pernah dibawa pakai ambulans,” jelasnya.

Dalam kejadian ini, Ananto tidak menyalahkan tim kesehatan dari daerah. Karena memang dari calon jamaah haji banyak yang tidak waspada dengan kondisi sendiri dan juga banyak yang tidak jujur terhadap dokter mengenai kesehatan mereka.

“Saya tidak menyalahkan teman – teman di daerah, tapi memang jamaah sendiri yang dari awal tidak jujur. Waktu datang ke Puskesmas banyak yang menyembunyikan kondisinya,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang sama, kata Ananto, pihaknya sudah mensosialisasikan ke calon jamaah kloter berikutnya agar jujur mengenai kondisi kesehatan mereka.

“Makan dari itu yang kita sosialisasikan ke jamaah tolong jujur ke kita. Kita tidak akan menggagalkan keberangkatan, asal tidak penyakit menular,” tegasnya.

Sebelum Lala, terdapat satu calon jamaah laki-laki yang meninggal dunia pada Senin (24/8). Ahmad Sanusi Akrim (62 tahun) asal Kab. Cirebon ini meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Bekasi karena penurunan kesadaran. Sementara Lala meninggal karena hipertensi berat. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini