BEKASI TIMUR – Pembuatan akta kelahiran sehari jadi di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Sabtu (27/02) dibanjiri masyarakat Kota Bekasi.
Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen, mengatakan bahwa ini merupakan suatu gaung yang sangat baik untuk menyadarkan warga Bekasi pentingnya pembuatan akta kelahiran. Sekaligus juga sebagai bentuk peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Kota Bekasi yang ke-19 tahun, yang akan jatuh pada 10 Maret 2016 nanti.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat baik sekali dalam pembuatan akta lahir hari ini. Gaung ini kan biar masyarakat tergugah untuk membuatkan akta anaknya. Ini kan hak anak juga untuk memiliki akte. Kenapa hari ini membludak, ya sebelumnya kan kita juga sudah banyak sosialisasi di media-media juga,” ujar Alex.
Kewajiban masyarakat dalam membuat akta, kata Alex dikarenakan dalam pengurusan daftar sekolah maupun pengurusan lainnya, akta kelahiran bisa menjadi salah satu persyaratan wajibnya.
“Apalagi 2017 nanti kan ada aturan pembuatan Kartu Identitas Anak, dimana syarat mutlaknya adalah si anak harus memiliki akta lahir,” terangnya.
Alex yang dalam kesempatan ini ikut turun langsung bersama stafnya menangani masyarakat yang ingin mengurus akta lahir ini, mengungkap bahwa dari sekian banyak masyarakat yang hadir nyatanya masih ada yang belum lengkap persyaratannya.
“Banyak yang belum lengkap, ya kita arahkan untuk dilengkapi lebih dulu, baru bisa diurus. Nah kalau nggak bisa hari ini, pelayanan reguler kami kan juga masih buka di hari kerja. Bedanya, hari ini sehari pelayanan langsung jadi, kalau hari biasa bisa seminggu pengurusan,” paparnya.
Ia menyebutkan, sejauh ini baru 87 persen masyarakat Kota Bekasi yang mengurus akta lahir.
“Masih kurang 13 persen lagi yang belum mengurus. Ya tentu sosialisasi akan terus kita tingkatkan, mulai dari pamflet, media, hingga sosialisasi langsung ke masyarakat melalui kecamatan, kelurahan sampai RW,” pungkasnya.
Salah satu warga Bekasi Timur, Ria (30) mengungkapkan bahwa dirinya merasa terbantu atas adanya fasilitas yang dilakukan oleh Disdukcapil ini dalam pembuatan akta lahir sehari jadi.
“Bagus, dengan adanya pembuatan akta sehari jadi ini. Saya mendaftarkan akta buat dua anak saya, kan buat syarat masuk sekolah,” ujar Ria kepada infobekasi.co.id.
Dirinya yang mengaku mendapat informasi dari keponakannya ini, mengatakan rela menunggu antrian mulai pagi demi mengikuti program ini.
“Abisnya kan ini sehari jadi, kalau diurus kayak biasanya sih sebenarnya bisa juga. Sama juga gratis. Tapi kan lama, nggak cukup sehari,” ungkapnya sambil tersenyum. (Sel)






























