Reses, Daddy Kusrady Bahas Darurat DBD

Reses Daddy Kusradi Tentang DBDBEKASI SELATAN – Kondisi musim hujan yang berpotensi menimbulkan jentik nyamuk demam berdarah (DBD) dipandang sekretaris komisi D DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusrady sebagai hal penting yang harus dibahas saat melakukan reses, Minggu (20/03) di kantor DPC PKS Bekasi Selatan.

Sebagai sekretaris komisi yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, Daddy menginformasikan bahwa tiap kelurahan nantinya akan dilengkapi satu alat fogging.

“Seperti terkait dengan wabah DBD, dari pemerintah akan menyalurkan satu alat fogging per kelurahan, buatan Jerman. Lalu, di tiap kecamatan dan kelurahan ada puskesmasnya, sehingga bisa tertangani dengan cepat dan baik,” ungkap Daddy saat ditemui infobekasi.co.id di sela acara.

Lanjut Daddy, angka DBD tahun ini telah meningkat dua kali lipat dari tahun lalu, sehingga potensi terkena wabah lebih besar.

“Dengan bekerja sama dengan Dinkes, Komisi D akan terus berupaya menyiapkan segala kebutuhan masyarakat dalam penanggulangan DBD ini,” imbuhnya.

Ketua DPC PKS Bekasi Selatan, Almy Zaini, mengatakan bahwa untuk mendukung Kota Bekasi yang sehat pula, DPC PKS menyelenggarakan kegiatan senam sehat setiap Minggu.

“PKS selatan sendiri tiap Minggu ada kegiatan senam nusantara untuk kesehatan di skretariat. Seperti minggu lalu ada juga konsultasi kesehatan dan konsultasi keluarga,” ungkapnya.

Almy menyatakan, dirinya mendukung setiap gagasan, baik dari kader, maupun anggota legislatif yang peduli akan kesehatan masyarakat.

“Harapannya reses dari anggota legislatif, secara khusus dari fraksi PKS, bisa tetap terjaga komunikasinya. Dimana setiap warga ingin curhat, anggota legislatif akan bisa mendengarkan dan bisa menjadi tempat pemberi solusi,” tandas Almy.

Sementara itu, untuk keseluruhan pembangunan yang ada di Kota Bekasi, Daddy kusrady mengakui sudah cukup pesat perkembangannya. Dan itu merupakan prestasi tersendiri bagi Kota Bekasi.

“Di usia ke-19 tahun Kota Bekasi, kita bangga dengan capaian kinerja dari wali kota dan wakilnya, dimana masa ke-3 tahun kepemimpinan yang dicanangkan sebagai tahun infrastuktur, terlihat jelas jalan-jalan, jembatan, saluran, pedestrian, dan RTH yang dicanang 1.000 hutan kota sudah sangat baik. Capaian tersebut tentunya harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan di tahun ke-4 dan ke-5. Dengan infrastruktur yang baik, sudah barang tentu mudah mengundang calon investor, bahkan mereka nantinya akan datang sendiri,” jelasnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini