Rp 25 Juta Bisa Hancurkan Pernikahan!

nikah ricuh
nikah ricuh

Dalam ajaran agama Islam, mahar, atau biasa yang disebut dengan mas kawin merupakan salah satu syarat sahnya nikah. Maka dari itu, mahar harus dipersiapkan oleh calon pengantin pria, untuk diserahkan kepada calon pengantin wanita. Untuk besarannya harus sesuai dengan permintaan wanita, dan ini tidak boleh memberatkan calon suami juga, harus disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki.

Namun hal tersebut ternyata tidak berlaku bagi wanita asal negeri Jiran, Malaysia ini. Ia meminta mas kawin sebesar sekitar Rp 50 juta kepada calon suaminya. Karena calon suami hanya bekerja sebagai petugas keamanan, yang hanya digaji sebesar Rp 5 juta per bulannya, ia menyanggupinya, namun dengan sistem cicil.

Pihak wanita meminta agar mas kawin yang akan diberikan, dibayar dua kali. Pertama sebanyak Rp 33 juta sebelum acara pernikahan, dan yang Rp 17 juta dibayar setelah akad nikah berlangsung. Namun ternyata pihak pria baru bisa membayar Rp 25 juta ketika acara pernikahan sedang berlangsung.

Karena baru bisa membayar 25 juta rupiah, akhirnya pihak wanita tidak bisa terima, dan terjadilah percekcokan antar kedua keluarga ini. Kejadian ini berlangsung di Masjid Jamek Al Khadijiah, Pantai Dalam, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kejadian ini membuat pihak pria memutuskan untuk pergi, sebelum pada akhirnya mereka dipukuli pihak wanita.

“Tidak setuju dengan permintaan itu, pengantin pria bersama keluarganya memutuskan untuk meninggalkan acara akad nikah sebelum akhirnya mereka dipukul oleh salah seorang anggota keluarga pengantin wanita,” ujar salah seorang saksi mata yang tak ingin disebutkan namanya.

Sumber : Brilio.net

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini