BEKASI TIMUR – Sesuai peraturan presiden, per hari ini, Jumat (01/04) tarif Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) mengalami kenaikan harga iuran. Namun, belum maksimalnya pelayanan yang diberikan membuat Sekretaris Komisi D DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusradi, meminta BPJS untuk meningkatkan pelayanan prima.
“Tentu kenaikan tarif ini harus diiringi dengan pelayanan prima. BPJS harus berbenah diri, terutama untuk kesiapan SDM, dan lainnya,” ungkap Daddy kepada infobekasi.co.id, Jumat (01/04) saat ditemui di ruang komisi D.
Menurutnya, salah satu aspek yang harus dikritisi dari BPJS adalah tentang sosialisasi dengan pihak rumah sakit hingga tingkat bawah. Sehingga semua pelayanan yang seharusnya bisa ter-cover oleh BPJS sejauh ini belum bisa maksimal.
“Ironis, kalau setelah menaiknya tarif itu masih kurang pelayanan yang dibawah. Namun BPJS pusat menaikan pasti sebelumnya telah sosialisasi dengan RS swasta,” ucapnya.
Daddy mencatatkan dalam satu pengalamannya, bahwa ia pernah mendatangi sebuah rumah sakit yang sudah terdaftar BPJS, namun pihak resepsionisnya menyatakan bahwa rumah sakit tersebut belum menggunakan BPJS.
“Nah dari pengalaman pribadi saya itu, artinya tingkat sosialisasi BPJS dan rumah sakit yang terdaftar itu belum menyeluruh sampai bawah. Itulah yang harus dilakukan secara menyeluruh. Apalagi kita kan ada kick off, bahwa tahun 2019 sudah wajib BPJS. Kalau pelayanannya masih belum maksimal, tingkat partisipasi masyarakat pasti kurang,” jelasnya. (Sel)








































