Bagi Calon Mahasiswa Kedokteran, Harap Diperhatikan!

Ilustrasi Calon DokterSalah satu fakultas yang dianggap bergengsi tinggi adalah Fakultas Kedokteran (FK). Hal inilah yang menjadikan fakultas ini menjadi favorit bagi calon mahasiswa. Berdasarkan alasan itulah, di 2016 ini, fakultas ini akan ditambah delapan. Jadi total FK yang ada adalah 83.

Hal ini membuat Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau kepada calon mahasiswa untuk berhati-hati dalam memilih FK. Karena sampai saat ini masih banyak FK yang kualitasnya belum terjamin, atau masih diragukan.

“Namun ironisnya dari 75 Fakultas Kedokteran tersebut patut diduga kualitasnya meragukan. Karena terbukti yang terakreditasi A hanya 14 FK (19%), terakreditasi B sebanyak 31 FK (41%) dan 30 FK dengan akreditasi C (40%),” kata Tulus Abadi dalam keterangan persnya, Selasa, (12/04), melaui kabarkampus.com.

Tulus juga mengatakan, bahwa jika ingin konsisten membuka FK, maka akreditasi harus dinaikkan, paling tidak jadi B. Jika tidak dapat naik jadi B, maka lebih baik dihapuskan saja FK tersebut. Karena dampaknya nanti adalah kepada kualitas pengajaran, dan lulusannya. Imbasnya juga nanti kepada masyarakat.

“Carut-marut pendidikan kedokteran tersebut pada akhirnya akan berdampak dan merugikan calon mahasiswa kedokteran dan berimbas pula pada rendahnya kualitas dokter. Dan akan berdampak pada perlindungan konsumen jasa kesehatan dan mengancam keselamatan pasien,” ungkap Tulus.

Imbauan Tulus mengenai calon mahasiswa kedokteran bahwa mereka harus hati-hati dalam menentukan FK yang dipilih, memang harus diperhatikan baik-baik. Alasannya, menurut aturan Kemenpan, alumni dari perguruan tinggi dengan akreditasi C, apapun fakultasnya tidak bisa diterima sebagai pegawai BUMN atau PNS.

Apa yang dilakukan oleh Tulus ini mengingat bahwa saat ini semakin banyak kasus malpraktek dokter-dokter di Indonesia. (Adm)

Sumber : kabarkampus.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini