UMKM Kota Bekasi Ikuti Sarahsehan Kelompok Informasi Masyarakat Diskominfo Jawa Barat

Sarasehan Kelompok Informasi MasyarakatPURWAKARTA – Perwakilan UMKM Kota Bekasi hadiri Sarasehan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) wilayah BKPP II Purwakarta, bertempat di Kantor BPKP II Jln. Siliwangi No. 1 Purwakarta, Selasa (03/05).

Peserta pada kegiatan ini yakni, empat orang perwakilan dari Kelompok Masyarakat dan Radio Komunitas, serta Diskominfo/Humas tingkat Kabupaten Kota di wilayah Bakorwil 2 Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Anton Gustomi, kepala Diskominfo Propinsi Jawa Barat. Ia didampingi oleh Dedy Darmawan, kepala bidang desiminasi informasi Diskominfo  Jawa Barat. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Kemitraan Komunikasi Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Indah Mutiasari.

UMKM Kota Bekasi, diwakili oleh Nurkamal Arahman, UMKM Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan SS. Mandiri, Agung UMKM Perikanan Terpadu, dan Sri UMKM olahan Makanan Ringan, serta Teti Handayani, S.IP Kasubag hubungan eksternal bagian humas Setda Kota Bekasi.

Nurkamal mengatakan, kegiatan yang kami jalankan adalah perikanan darat berupa ikan komsumsi dan ikan hias, mulai dari pembibitan, sampai dengan kemasan untuk produk yang telah kami buat.

“Untuk kegiatan yang kami jalankan ialah pada peternakan ikan air tawar atau perikanan darat, baik ikan yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat maupun ikan hias, dari mulai pembibitan hingga pengemasan produk dalam arti siap jual ke pasaran,” kata dia.

Hasil dari produk kami, tambahnya, diantaranya adalah produk pupuk dan herbal dari ikan lele. Selain itu pula, produk ikan hias yang kami kelola telah diekspor ke berbagai negara, dan Kota Bekasi merupakan pengekspor ikan hias terbesar di Indonesia.

Teti Handayani, S.IP, mengatakan kelompok informasi masyarakat berfungsi sebagai wadah aspirasi dan media kreatifitas dari potensi yang ada di wilayah, yang tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta mampu melaksanakn fungsi komunikasi dan penyebaran informasi pemerintah kepada kelompok masyarakat tersebut, dengan menggunakan teknologi informasi berbasis potensi wilayah.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki usaha, dan diharapkan kedepan dengan KIM usaha, para UMKN dan potensi lainnya di wilayah, khususnya Kota Bekasi, dapat berkembang, sehingga kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat dapat meningkat,” tambahnya. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini