Pemilik Klinik yang Melakukan Praktik Aborsi Di Bekasi Menyerahkan Diri

Ilustrasi aborsiBEKASI TIMUR – Kasus aborsi di klinik milik Dokter JBT, Klinik Bekasi Medical Center, yang sempat digerebek Polresta Kota Bekasi, di Jalan Insiyur Juanda, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, masih terus berlanjut. Setelah ditetapkan menjadi tersangka dan menjadi daftar pencarian orang (DPO) selama beberapa minggu, akhirnya dokter JBT, pada Sabtu siang (14/05) menyerahkan diri ke Polresta Kota Bekasi.

”Iya benar, Dokter JBT sudah menyerahkan diri pada Sabtu kemarin. Dirinya datang ke Polres diantarkan oleh kerabatnya sesama dokter,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kota Bekasi, Kompol Rajiman.

Dalam permeriksaan, Dokter JBT sangat kooperatif. Saat ditanya mengenai kepemilikan klinik tersebut, ia mengaku sudah tidak melakukan operasional klinik sejak lima tahun yang lalu.

”Udah lima tahun tidak melakukan operasional klinik. Seluruh aktifitas klinik dipegang oleh Dokter AL dan Bidan MRT, yang saat ini masih buron,” tambah Rajiman.

Meski sudah jadi tersangka, namun pihak kepolisian tidak menahan dokter Jabat.

”Tidak kami tahan, karena pertimbangan kesehatan dan usia,” ujar Rajiman. Saat ini, kita masih memburu dokter AL yang diduga membuka klinik kecantikan bersama Bidan MRT, di daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat,” tuturnya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini