Pembangunan Fly Over dan Underpass Bulak Kapal Terkendala Pembebasan Lahan

Kota BekasiBEKASI SELATAN – Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu  menjawab pertanyaan anggota DPRD Kota Bekasi, terkait persoalan pembangunan Fly Over dan Underpass Bulak Kapal. Sebelumnya Ronny Hermawan anggota DPRD Kota Bekasi menanyakan terkait kapan pembangunan Fly Over dan Underpass bisa dimulai proses pembangunannya, pasalnya sejak diwacanakan pada tahun 2005 lalu hingga saat ini belum juga menemukan titik terang kapan pembangunannya Fly Over dan Underpass Bulak kapal Bekasi Timur dimulai.

Mengetahui hal tersebut, Ahmad Syaikhu mengatakan, hingga saat ini proses pembangunan memang belum berjalan hal itu disebabkan oleh sulitnya proses pembebasan lahan, dirinya pun mengakui terkait proses pembebasan lahan memang bukan hal yang mudah seperti membalikan telapak tangan serta harus ada pendekatan dan negoisasi kepada pemilik lahan.

“Itu sah saja ketika ada seseorang yang menanyakan hal seperti itu, namun harus diketahui juga terkait pembangunan fly over dan underpass memang ada kendala diproses pembebasan lahan. Tentunya ini bukan sebuah proses yang mudah, Kita perlu ada sosialisasi, negoisasi, tentunya harus ada tahapan-tahapannya,” Ujar Ahmad Syaikhu, Senin(23/05)

Dirinya menjelaskan, pada tahun 2014 lalu Pemkot Bekasi telah menganggarkan Rp 55 miliar untuk pembebasan lahan dari 200 miliar lebih yang dibutuhkan.

“Sudah dianggarkan pada tahun 2014, itu 55 miliar namun yang dibutuhkan 200 an miliar lebih,” papar  Ahmad Syaikhu.

Ahmad Syaikhu menyebutkan, sekiranya ada tiga kelurahan yang memang terkena dampak pembebasan lahan tersebut, diantaranya Kelurahan Duren Jaya, Aren Jaya dan Margahayu yang terkena RW 01, RW 10, RW 13, RW 21. Sedangkan  kelurahan Aren jaya pada RW 01 yang terkena pembebasan lahan, untuk wilayah Duren Jaya adalah kawasan pertokoan yang terkena dampak pembebasan.

“Ada tiga keluran yang terkena dampaknya Duren Jaya, Aren Jaya sama Margahayu ada lima RW yang terkena dampak pembebasan lahan, ada juga yang memang kawasan pertokoan atau kebanyakan ruko itu yang di Duren Jaya. Nah proses sosialisasi dan negosiasi ini kan terus berjalan, karena memang harus disegerakan mengingat jika di undur prosesnya tentunya jika kelamaan harga tanahnya akan semakin mahal,” jelasnya.

Dirinya sangat berharap agar proses pembebasan lahan bisa berjalan dengan lancar dan maksimal, mengingat pembangunan Fly Over dan Underpass Bulak Kapal untuk kepentingan Masyarakat Kota Bekasi, supaya kedepannya kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut bisa terurai. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini