Hukum yang Tak Punya Hati

Bayi Jacob yang lebam-lebamTernyata tindak kekerasan pada anak tidak hanya banyak terjadi di Indonesia saja. Di salah satu negara yang merupakan bagian Amerika Serikat, Oregon, misalnya, telah terjadi tindak kekerasan terhadap anak, yang dilakukan oleh pengasuhnya sendiri.

Kejadian ini dilansir dari situs vemale.com, yang menimpa anak dari pasangan Jacob dan Alicia Quinney, dua bulan yang lalu. Saat itu, keduanya menitipkan anaknya pada pengasuh bayaran karena mereka sedang ada acara. Sepulangnya dari acara, Jacob dan Alicia mendengar anak mereka yang masih berusia satu tahun berteriak di dalam kamar. Ketika itu pengasuhnya terlihat sedang tidur di sofa. Kemudian esok harinya, di bagian wajah dan lengan sebelah kanan anaknya terlihat lebam-lebam.

Dokter yang menangani mengatakan bahwa lebam-lebam yang ada pada anaknya itu disebabkan oleh tindak kekerasan. Sebagai orangtuanya, tentu mereka tidak terima. Lantas kasus tersebut dibawa ke meja hijau. Namun sayang, meskipun saat itu ia membawa anaknya ke hadapan jaksa, jaksa menolak laporan Jacob.

Hukum di Oregon mengatakan, lebam-lebam yang ada pada tubuh anak Jakob belum bisa dijadikan bukti, tanpa ada saksi mata secara langsung. Disamping itu, anaknya juga masih belum bisa mengungkapkan secara lisan apa yang terjadi pada dirinya. Jadi, hal tersebut tidak cukup kuat untuk dijadikan sebuah kasus.

Bayi yang mengalami luka lebamTentu saja hal ini membuat Jacob menjadi jengkel. Ia kemudian memposting foto anaknya di facebook, guna mendapat dukungan dari orang-orang untuk menuntut pengasuhnya.

Di akunnya itu ia mengungkapkan kekesalannya.

“Orang mati memang tak akan bisa mengatakan siapa yang membunuh mereka, tapi apakah penilaian yang sama juga berlaku untuk bayi hanya karena mereka tak bisa bicara? Ini sungguh tak masuk akal,” katanya.

Hmmm….hukum di Oregon jadi terasa kaku ya jika seperti itu kasusnya? Terkadang kita juga harus menggunakan hati kan untuk bertindak? Meskipun hukum yang berlaku bertentangan. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini