BEKASI SELATAN – Polresta Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya mengadakan acara Bakti Sosial (Baksos) Katarak, di halaman Polresta Bekasi Kota, Selasa (9/8).
Kegiatan Baksos yang di sponsori oleh PT Sidomuncul ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam memberantas penyakit katarak.
“Sekarang ini sudah ada 60 pasien yang akan dilakukan operasi katarak, dan sekarang sedang dalam tahap pengecekan, ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat yang mempunyai penyakit katarak,” ungkap Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiyarto.
Dalam Baksos ini, tak hanya pengobatan penyakit katarak, ada juga kegiatan sosial lainnya seperti khitanan massal, donor darah, dan pengobatan umum.
“Kita juga adakan bakti kesehatan dengan melakukan, khitanan gratis yang saat ini ada 40 anak yang terdaftar, ada donor darah juga, dan juga ada pengobatan umum, bagi masyarakat yang ingin memeriksa kesehatanya,” jelas Mochgiyarto.
Dalam acara tersebut, sebanyak tiga ratus sembako dibagikan kemasyarakatan yang sudah dipersiapkan oleh Bintara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).
“Kita juga memberikan sembako kepada 300 msyarakat yang membutuhkan, dimana orang-orang terebut sudah disaring dan dipilih oleh Babinkhatibmas , dimana orang-orang tersebut yang memang pantas untuk menerima bantuan tersebut,” ungkapnya.
Salah seorang warga Yayi (61) yang mendaftar menjadi peserta dalam Baksos tersebut merasa gembira dengan kegiatan yang dilaksanakan. Dirinya memanfaatkan pengobatan gratis untuk memeriksa kondisi kesehatannya yang sedang menurun.
“Mudah-mudahan kegiatan ini, bukan hanya hari ini saja tapi kalo bisa tiap bulan atau tiga bulan sekali,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial tersebut. Syaikhu mengatakan kegiatan sosial ini sangat membantu warga Kota Bekasi yang membutuhkan.
“Mewakili Pemerintah Kota Bekasi dan warga, kami ucapkan terima kasih kepada Polda Metro yang telah berperan mengurangi beban warga Bekasi,” ucapnya. (Tio)





























