Di Bekasi Utara, Shinta Dijual Hanya Rp 7.000!

BEKASI UTARA – Ada hal yang berbeda di Jalan Pintu Air, RT 04 RW 01, Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara. Di daerah tersebut, Shinta dijual hanya dengan harga Rp7.000 oleh salah seorang warga.

Say Monang Gideonlah pemilik Shinta ini, alias Singkong Thailand.

Dengan berlatar belakang ingin menyiapkan makanan sehat, murah meriah, dan siap saji, Monang dan istri akhirnya membuat usaha Shinta yang berbahan baku utama singkong dan kelapa.

“Usaha membuat Shinta ini sudah saya jalankan sejak bulan puasa 2016 lalu,” kata Monang kepada infobekasi.co.id, Selasa (31/01).

Awalnya, ia hanya membuat Shinta sebanyak 20 cup per hari, dan dijual kepada para tetangga dan kerabat dekatnya, dengan harga Rp 7.000 ribu.

“Awalnya hanya coba-coba membuat 20 cup saja Shintanya,” ujar dia sambil tersenyum.

Setelah mendapatkan respon yang cukup baik, akhirnya usaha membuat Shintanya tersebut berkembang dan mampu memproduksi sebanyak 800-1.000 cup dalam satu hari dengan singkong 100 kilogram per harinya.

Monag kemudian memberdayakan warga sekitar untuk membantu proses produksinya.

“Karena banyak yang menyukai Shinta saya, akhirnya saya dan istri memberdayakan para kaum ibu dan beberapa anak-anak muda di sekitar rumah untuk membantu proses pembuatan Shintanya,” ucap Monang.

Selain dipasarkan di beberapa pusat keramaian, seperti stasiun kereta api, ia pun memiliki reseller. Mereka biasanya menjualnya dengan cara door to door, serta melalui media online.

“Untuk proses pemasarannya sendiri, para pedagang mengambil langsung ke sini dan via media online. Shinta produksi saya sudah dipasarkan mulai dari Kota-Kabupaten Bekasi, Jakarta, dan Karawang,” tutur dia. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini