Gila, Penumpang Penerbangan United Airlines Ini Dipaksa Turun Sampai Berdarah-Darah

Baru-baru ini di media sosial sedang heboh video mengenai pengusiran penumpang maskapai penerbangan United Airlines di Bandara O’Hare, Chicago, AS, yang terjadi pada Minggu kemarin (09/04).

Bahkan dikabarkan, pengusiran penumpang bernama Dr. David Dao, imigran asal Vietnam tersebut, membuatnya sampai dirawat di rumah sakit di Chicago, AS akibat luka-luka yang dideritanya.

Peristiwa tersebut menuai banyak kecaman, dan hal ini membuat keluarga David menghargai dukungan yang diberikan kepada mereka. Namun, seperti yang diketahui dari situs detik.com, Rabu (12/04), belum dapat diketahui, apakah keluarga David akan mengajukan gugatan atau tidak.

“Keluarga Dr. Dao ingin dunia mengetahui bahwa mereka sangat menghargai banyaknya doa, kepedulian dan dukungan yang mereka terima,” demikian disampaikan pihak keluarga David dalam pernyataan yang dirilis pengacara Chicago, Stephen L. Golan.

Selain Stephen, keluarga David juga didampingi oleh pengacara penerbangan Chicago, Thomas A. Demetrio.

Tampak dalam video, pria berusia 69 tahun yang bernama Dr. David Dao tersebut, ditarik paksa dari kursinya oleh petugas keamanan bandara dan diseret di lantai. Saat itu para penumpang yang lain menatap dengan ngeri sambil ikut berteriak ketakutan.

Setelah ramai di medsos, pihak United Airlines memberikan penjelasan atas insiden itu. Disebutkan bahwa penerbangan tersebut kelebihan penumpang karena mereka harus menerbangkan empat stafnya, sehingga harus ada empat penumpang yang dikorbankan untuk turun pesawat. Awalnya, United menawarkan, jika ada empat orang yang mau turun secara sukarela, maka akan diberi kompensasi uang berikut penginapan di hotel.

Namun tidak ada yang mau, sehingga empat orang tersebut dipilih secara random. Salah satu penumpang yang terpilih yakni David. Namun ia menolak, dengan alasan dia adalah seorang dokter dan perlu merawat pasien di tempat tujuan.

Karena David menolak, kemudian pihak maskapai memanggil petugas keamanan bandara dan dokter tersebut diturunkan secara paksa, bahkan sampai terluka dengan wajah berdarah-darah. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini