Aktivis Ponpes Dukung Pembubaran HTI

BEKASI UTARA – Maraknya aksi dukung pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), membuat aktivis pondok pesantren Kota Bekasi angkat bicara.

Kepada infobekasi.co.id, Selasa (9/5), salah seorang aktivis Pondok Pesantren Kota Bekasi, Eri Mutawalli, menyatakan dukungannya terhadap pembubaran HTI tersebut.

Ia berpandangan, wacana mengganti Pancasila dengan khilafah, sangatlah tidak sesuai dan sejalan dengan cita-cita para pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para ulama, kyai, tokoh pondok pesantren, pejuang dan sebagainya yang mendirikan negara ini dengan berlandaskan Pancasila, maka rong-rongan mengganti Pancasila dengan khilafah sangatlah tidak relevan dan saya sangat mendukung pembubaran ormas yang ingin mengganti paham Pancasila tersebut,” tutur Eri.

Ia juga mengatakan, tindakan pemerintah membubarkan HTI karena dianggap ingin mengganti paham Pancasila, harus dilakukan dengan tegas dan melalui proses hukum yang jelas.

Sambung Eri, bukan hanya disitu saja, bagi para anggota HTI nantinya juga harus diberikan pembinaan jika HTI dibubarkan oleh pemerintah.

“Harus diawasi melalui proses hukum yang jelas dan harus diberikan pembinaan bagi para anggotanya dan yang lebih penting lagi jika mereka memiliki organisasi-organsasi lainnya, perlu diawasi dengan seksama,” imbaunya.

Pada kesempatan itu, Eri juga menekankan, jika mereka ingin mengganti paham Pancasila, maka mereka harus keluar dari NKRI, karena para pendiri negara ini sudah menyatakan bahwa negara NKRI berlandaskan Pancasila bukan khilafah.

“Silahkan saja mereka keluar dari NKRI jika ingin mendirikan negara khilafah, jangan disini,” tukasnya. (Apl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini