Pedagang Tepi Jalan Mulai Diserbu Peminta THR
Infobekasi.co.id – Sejumlah pedagang yang berusaha di tepi jalan, kini mulai diserbu peminta Tunjangan Hari Raya (THR), “Selain daftar isian sumbangan, ada juga proposal yang masuk ke sini,” ujar A Fong, seorang penjual bahan bangunan di Mangunjaya, Tambun Selatan, Selasa (12/05/2020).
Namun bukan sekelas pedagang material saja, tetapi pedagang kaki lima pun jadi sasaran para ‘peminta’ THR, “Di tempat saya selain Ormas, pihak pengurus RT juga minta THR dan besarnya sudah ditentukan Rp 15 ribu,” ujar Jarwo, pemilik servis komputer di Sumberjaya, Tambun Selatan.
Para ‘peminta’ THR ini, beragam dan semuanya berbentuk Ormas, ada yang beratribut seragam loreng merah, loreng orange, loreng hijau, hitam-hitam dan putih-putih, “Saya ngasih, tapi tidak ikhlas karena capek nyari uang di suasana sekarang ini, eh dia enak-enakan minta,” kata Are, pedagang bakso, di Mekarsari, Tambun Selatan.
Hal serupa juga terjadi di wilayah Kota Bekasi, di tempat ini malah lebih banyak lagi, “Kami saja mendapat 11 proposal permohonan bantuan dana THR,” ujar Kevin, pegawai di perusahaan jasa konstruksi Bekasi Timur.
Hal senada juga disampaikan Mulyadi, penjaga lapangan futsal, “Rata-rata proposal yang datang kami kasih namun nilainya tidak seberapa, “ujar Mulyadi, sambil mengatakan kalau ada kedekatan dengan tempa tinggalnya bisa Rp 100 ribu, tapi kalau partisipasi hanya Rp 50 ribu.
Karenanya dia berharap para pengirim porposal mengerti dengan kondisi ini, “Mengertilah, karena bukan satu atau dua proposal yang diberi, juga suasananya lagi susah,” jelas Mulyadi, yang mengaku sudah dua bulan usahanya tutup.
Seperti diketahui, menjelang lebaran, sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) bahkan sampai lembaga pemerintahan di Kota Bekasi, Jawa Barat, ramai-ramai mencari THR kepada pengusaha. Dalihnya, ialah partisipasi pengamanan pada saat lebaran nanti.
Sementara itu ada Ormas kepemudaan di wilayah tersebut, tak tanggung-tanggung menampilkan nilai kebutuhan untuk melakukan pengamanan selama lebaran.
“Di suratnya kebutuhan pengamanan selama lebaran hingga puluhan juta rupiah. Mulai digunakan untuk konsumsi anggota sampai dengan upah,” kata Deni, yang setiap tahun selalu mendapat proposal itu.
Reporter : Saban


