Tak Pakai Masker, Puluhan Orang di Tambun Dihukum Sosial dan Fisik

Infobekasi.co.id – Aparat Kepolisian dan TNI bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tambun Selatan, menggelar Operasi Yustisi pengenaan masker di Jalan Diponegoro Pasar Tambun dan sekitar underpass, Selasa (15/09).

Puluhan pelanggar terkena operasi dan dihukum sosial berupa membersihkan sampah di jalan serta hukuman fisik berupa push up dan baris berbaris, “Ini sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” ujar Junaefi, Camat Tambun Selatan, yang memimpin kegiatan tersebut.

Berbagai macam alasan dilontarkan para pelanggar terutama anak muda. Mereka umumnya lupa dan tidak punya masker, “Lupa, Pak, cuma keluar sebentar,” ujar Asep, warga Setiadarma, yang terpaksa dihukum menyapu jalanan.

Sementara Susilo, warga Jatimulya yang berbelanja di Pasar Tambun terjaring operasi yustisi masker harus menjalani hukuman push up disaksikan pengguna jalan, “Malu juga, tapi apa mau dikata memang saya salah,” katanya.

Polres Metro Bekasi Kabupaten berpartisipasi dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di wilayahnya. Bersama dengan jajaran pemerintah Kabupaten Bekasi, Polres menggelar operasi yustisi di beberapa titik di wilayah hukum Polrestro Bekasi pada Senin (14/09).

Penegakan disiplin kepada pelanggar protokol kesehatan diperintahkan Kapolrestro Bekasi Kabupaten, Kombes Pol. Hendra Gunawan, saat meninjau pabrik di kawasan industri Cikarang.

Ia menuturkan bahwa operasi yustisi yang digelar merupakan tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan.

“Selama ini kita hanya imbauan bahkan yang tidak pakai masker kita berikan masker, namun setelah kita berikan ada juga yang tidak memakainya. Nah ini kita berikan efek jera berupa sanksi, adapun saksinya ada dua, yaitu sanksi administrasi dan sanksi sosial,” kata Kapolres.

Sanksi administrasi berupa denda uang atau sanksi sosial berupa membersihkan jalan atau sanksi yang dapat mengingatkan bahwa mereka melakukan kesalahan. Dikatakan Kapolres bahwa protokol covid-19 sangat urgent untuk dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran wabah covid-19.

“Tapi kita tawarkan sanksi yang mereka mampu, kita tidak ingin juga menyulitkan masyarakat, yang penting sanksinya ini yang dapat memberikan mereka efek jera,” tambah Kapolres.

Reporter: Saban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini