Asrama Haji Bekasi Akan Dijadikan RSD Sementara, Ini Fasilitasnya

Infobekasi.co.id – Kepala Unit Pelaksana Tugas Asrama Haji Bekasi, Dede Saiful Uyun mengatakan, sebanyak dua gedung asrama haji Bekasi nantinya akan dipergunakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai rumah sakit darurat (RSD) Covid-19. Kedua gedung itu adalah Mina D dan E.

“Kapasitas Gedung Mina D sebanyak 35 kamar, dan Gedung Mina E sebanyak 70 kamar, secara total keseluruhan ada 105 kamar,” ucap dia saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Dede memaparkan, pemilihan kedua gedung karena gedung tersebut memiliki fasilitas yang sangat baik dan kapasitas besar.

“Adapun untuk pembagian secara total 105 kamar itu bagi pasien nantinya, kalau seumpamanya 105 kamar itu diisi 1 kamarnya 2 orang pasien, maka nantinya 105 x 2. Sedangkan kalau 1 kamar nantinya diisi 4 orang pasien, maka 105 x 4 saja untuk jumlah pasien dalam 1 kamarnya,” terang Dede.

Lebih lanjut, ucap Dede, adapun beberapa fasilitas di setiap kamar yang sudah disediakan diantaranya adalah terdapat empat kasur dan beberapa fasilitas lainnya seperti TV, Kamar Mandi dan AC.

Sejauh ini pihaknya belum mengetahui secara lanjut apakah nantinya seluruh kasur yang ada di dalam kamar tersebut akan digunakan atau tidak.

“Kami belum tahu, apakah kamar akan diisi dua atau empat orang pasien dalam satu kamarnya, sebab hal itu sepenuhnya menjadi naungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kami hanya menyiapkan untuk fasilitasnya saja dan Kami sudah siap 100 persen,” tutupnya.

Kontributor: Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini