Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, okupansi ruang isolasi pasien Covid 19 di wilayahnya sedang tinggi, sementara kasus secara kumulatif sudah mencapai 19 ribu lebih.
“Kalau tingkat hunian sudah hampir 80 persen, jadi sudah lampu kuning. Nah itu nantinya yang kita segera lakukan langkah-langkah antisipasi,” ujarya ditemui infobekasi.co.id d RSD Stadion Patriot, Senin (18/1).
Dilansir dari laman website milik Pemerintah Kota Bekasi di corona.bekasikota.go.id pada Senin (18/01) ini angka penyebaaran Kasus Covid-19 di Kota Bekasi sudah mencapai 19.005 kasus.
Dengan 1.360 orang diantaranya merupakan kasus aktif. Sedangkan, pasien sembuh 17.318, adapun pasien meninggal dunia sebanyak 327 orang.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan tak hanya di wilayahnya kasus Covid 19 sedang menanjak. Namun, wilayah lain yang beririsan dengan DKI Jakarta juga sedang tinggi.
“Termasuk Jakarta juga sedang tinggi,” ucap Rahmat.
Di Kota Bekasi, kata dia, ditemukan kasus cukup banyak karena tingkat pelacakan yang cukup masif. Baik dari kontak erat kasus maupun secara acak.
“Kemampuan kita melacak 300-400 sampel dalam satu hari, karena kemampuan alat tes kita cepet, sehingga terdata betul,” kata Rahmat.
Adapun langkah pemerintah daerah, kata dia, akan segera menambah kapasitas tempat isolasi di RSD Stadion Patriot sebanyak 65 tempat tidur dan segera mengoperasikan RSUD Tipe D di Bekasi Utara.
“Nah langkah-langkahnya sudah kita lakukan adalah kita menambah 65 tempat tidur di RSD Stadion Patriot Chandrabaga, terus kita juga akan membuka RSUD Tipe D yang ada di Bekasi Utara dengan segera,” tutupnya.
Kontributor: Denny Arya Putra






























