Infobekasi.co.id – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS Alimudin menyangkan penduduk di wilayah Kecamatan Mustikajaya tidak mendapatkan kompensasi bau sampah TPST Bantargebang. Padahal, wilayah ini juga terdampak dengan keberadaan tempat sampah raksasa milik Pemprov DKI Jakarta.
“Mustikajaya adalah wilayah yang terdekat dan terdampak dari TPST Bantargebang diantaranya Cluster Kalimaya yang berada di wilayah RW 022, Perumahan Bekasi Timur Regensi 3, Kelurahan Cimuning,” ujar Alimudin, Selasa (10/11/2021).
Tentunya dengan letak yang berdekatan, penduduk di sana merasakan langsung imbas adanya TPST Bantargebang, terutama bau sampah.
Belum lagi wilayah ini dialiri Kali Asem, dimana hulunya berada di Bantargebang.
“Kondisi ini tentunya berdampak polusi udara (bau sampah) demikian juga air yang mengalir berlanjut ke Kali Jambe Mustika Jaya terkadang berwarna hitam yang melewati Perumahan Zamrud, Bumyagara, Mutiara Gading Timur sampai hilirnya ke Crossing Tol KM 19, Jakarta Cikampek,” terang Alimudin menambahkan.
Beragam indikator itu, kata dia, sudah sewajarnya penduduk di wilayah Mustikajaya mendapatkan kompensasi bau sampah Bantargebang. Adapun nilai kompensasi bau sampah untuk 18 ribu keluarga di tiga kelurahan di Bantargebang tahun ini sebesar Rp 350 ribu/bulan. (fiz/adv)






























