Prank Kecelakaan Fortuner Vs KLX di Kabupaten Bekasi Rugikan Banyak Pihak

Infobekasi.co.id – Kasus rekayasa kecelakaan mobil Toyota Fortuner dengan motor Kawasaki KLX di Jalan Raya Kali Malang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat pada Sabtu (4/6) kemarin sudah merugikan banyak pihak. Karena banyak unsur yang terlibat pada kasus ini.

Sebelum kasus ini terungkap sebagai rekayasa kecelakaan atau laporan palsu, berbagai pihak dilibatkan untuk mencari Wahyu Suhada (35) yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Kali Malang setelah terpental tertabrak Fortuner.

Unsur yang terlibat pada saat pencarian Wahyu di Kali Malang selain polisi yakni Brimob, Basarnas, BPBD Kabupaten Bekasi dan relawan dari berbagai komunitas kemanusiaan. Proses pencarian dilakukan sejak Sabtu (4/6) pagi hingga Minggu (5/6) sore.

“Jumlah tim gabungan kemarin tak kurang dari 50 orang. Armada pakai 10 perahu karet. Kami sisir Kali Malang hingga sejauh tujuh kilometer,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pads BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said, Senin (6/6).

Baca : Prank Kecelakaan Motor Vs Fortuner di Kabupaten Bekasi Direncanakan Sebulan Lalu

Dia menganggap pelaku laporan palsu ini tidak memiliki hati nurani. Karena hanya demi klaim asuransi kematian sebesar Rp3 miliar, sudah merugikan banyak pihak.

“Ini sangat disayangkan dan mengecewakan. Yang melakukan ini saya anggap tidak memiliki hati nurani, dan itu ngerjain kepolisian, Basarnas, ngerjain BPBD, komunitas-komunitas relawan yang berhari-hari di sini melakukan pencarian,” ucap Said.

Said berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tak mencederai rasa kemanusiaan tim gabungan dan relawan yang bersedia melakukan pencarian dari pagi hingga malam.

“Kalau kami dari konteks kerelawanan itu pure unsur kemanusiaan. Kalau ada yang melaporkan orang tenggelam, di mana pun di wilayah Kabupaten Bekasi. Kami tidak menanyakan urusan-urusan lain,” katanya.

Sebelumnya, dua orang terpental setelah sepeda motor yang ditumpanginya tertabrak mobil Toyota Fortuner di Jalan Raya Kali Malang, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/6) sekira pukul.03.15 WIB.

Akibatnya, pengendara motor bernama Wahyu Suhada (35) hilang tenggelam di Kali Malang dan belum ditemukan. Sedangkan Abdil (37), temannya yang dibonceng ditemukan luka-luka di pinggir jalan.

Baca juga : Kasus Tenggelam di Kali Malang Ternyata “Prank”, Ini Motifnya

Peristiwa ini berawal ketika motor Kawasaki KLX yang dikemudikan Wahyu dan berboncengan dengan Abdil melintas di lokasi kejadian. Mereka lalu memutar balik karena ingin mencari penjual bensin eceran di pinggir jalan.

Di saat bersamaan, mobil Toyota Fortuner yang melaju kencang melintas dari belakang mereka dan menabraknya. Mobil tersebut pun langsung melarikan diri.

Namun setelah dilakukan penyelidikan dan fakta-fakta di lapangan, polisi menyimpulkan kalau kecelakaan tersebut hanya rekayasa. Tiga orang pelaku dari kasus ini sudah diamankan polisi.

Ketiga pelaku yang diamankan yakni Abdil Mulki (37), Dena Surya Kusuma dan Asep Rian Irawan. Sedangkan otak pelaku yakni Wahyu Suhada masih diburu polisi.

Seluruh pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi. Mereka dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman penjara maksimal satu tahun.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini