Dishub Kabupaten Bekasi Prediksi Ribuan PJU Rusak dan Padam

Infobekasi.co.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi mendata ada 23.000 titik penerangan jalan umum atau PJU di jalan utama. Seluruh PJU tersebut saat ini sedang diinventarisir untuk mengetahui kondisinya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengatakan, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk menginventarisir puluhan ribu PJU. Namun anggaran itu hanya mampu untuk mendata kondisi sekitar 400 titik PJU.

“Yang 2022 ini sudah kami anggarkan Rp4,5 miliar di APBD murni khusus untuk inventarisasi, ternyata hanya bisa untuk 400 titik saja,” ucapnya, Rabu (2/11).

Meski demikian, dia memprediksi ada sekitar 30 persen dari puluhan ribu PJU tersebut dalam kondisi padam atau rusak.

Baca juga : PJU Kabupaten Bekasi Dikeluhkan Masyarakat, Pj Bupati Minta Jadi Prioritas

“Kalau kita prediksi misalnya ada 30 persen yang rusak dikali 23.000 berarti sekitar 6-7 ribuan titik yang harus diperbaiki, akan selesai lima tahun mendatang, itu pun revitalisasi bukan pasang baru,” katanya.

Dengan anggaran yang terbatas, lanjut dia, Dinas Perhubungan akan memprioritaskan pembangunan PJU baru di jalan rawan kejahatan seperti begal.

“Pertama di Kalimalang, kedua yang sering kejadian begal di CBL, ketiga di Jalan Cikarang-Cibarusah, itu pemasangan baru, tapi biaya pembongkaran yang lama juga sama dengan pasang baru karena jaringan,” katanya.

PJU di sejumlah jalan utama di Kabupaten Bekasi saat ini kondisinya ada yang padam dan berkedip mirip lampu disko. Menurut Yana, beberapa penyebabnya seperti under voltase.

“Yang mati lampunya ini juga harus dicek lagi, apakah lampunya sudah padam? Atau ada sparepart yang rusak? Ada juga yang penurunan daya, atau jaringan yang putus. Lalu kami lihat ada under voltase di sana, makanya kami koordinasi dengan PLN,” ungkapnya.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini