Jelang Tahun Politik, Jabar Saber Hoaks Rangkul Ulama dan Pesantren

infobekasi.co.id – Jabar Saber Hoaks Pemprov Jawa Barat menggelar kegiatan Pelatihan Cek Fakta Mandiri Jabar Saber Hoaks, di aula Sekolah Tinggi Agama IsIam At-Taqwa (STAIA) Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

“Kegiatan ini sebagai sosialisasikan kepada para mahasiswa dan pelajar menggunakan sosial media dan internet, agar terhindar dari berita hoaks menjelang Pemilu 2024,” jelas perwakilan Jabar Saber Hoaks, Ganjar Darussalam, pada Selasa (17/05/23), kemarin.

“Kita adakan literasi digital atau pelatihan cek fakta mandiri di lingkungan kampus dan sekolah,” imbuhnya.

Unit Jabar Saber Hoaks keliling ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, sosialisasi ke mahasiswa dan pelajar akan bahaya hoaks menjelang tahun politik.

“Ya, menjelang tahun politik tahun 2024, tentu itu menjadi ladang bagi oknum tertentu ingin menyebarkan hoaks di media sosial. Tujuannya jelas, untuk memecah-belah persatuan bangsa,” tandasnya.

Unit Jabar Saber Hoaks juga akan merangkul pondok pesantren dan para ulama, sebagai garda terdepan dalam melawan hoaks di internet dan media sosial.

“Ya, terutama hoaks yang bernafaskan agama dan membawa unsur agama, karena hoaks politik itu tidak sedikit berkaitan agama, dan agama menjadi alat kepentingan bagi kelompok tertentu,” ungkap Ganjar seperti dilansir dari bekasikab.go.id.

Kata Ganjar, untuk menangkal beredarnya berita hoaks di masyarakat, pihaknya sudah membentuk Unit Saber Hoaks ke semua kota/kabupaten di Jawa Barat.

“Mengacu pada Jabar Saber Hoaks di Pemprov Jawa Barat, kami komitmen dan konsisten dalam melawan hoaks, bukan hanya tingkat provinsi tapi sampai ke daerah kabupaten/kota,” beber Ia.

Ssmentara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut baik kegiatan Kejar Tabayyun dari Jabar Saber Hoaks di bawah Diskominfo Jawa Barat.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat terutama untuk para pelajar, mahasiswa dan peserta lainnya, tentang bagaimana memahami bahaya berita dan informasi hoaks di lingkungan masyarakat.

“Kita tahu sekarang sudah memasuki tahun politik, tentu akan sangat banyak berita dan informasi yang dibuat untuk menyesatkan masyarakat atau bahkan bisa menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas Nurul.

Rhamdan menjelaskan, kegiatan Jabar Saber Hoaks dilaksanakan di beberapa tempat di Kabupaten Bekasi. Di antaranya di SMK Negeri 1 Cikarang Utara dan di STAI At-Taqwa Babelan.

“Pemkab Bekasi siap membantu menginformasikan kepada masyarakat, pentingnya menyadari bahaya dari hoaks. Bagaimana kita bisa memilah berita dan informasi yang benar, supaya tidak asal share saat menerima informasi dari media sosial,” imbau Nurul.

Editor: Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini