Infobekasi – Nasib nahas menimpa Lilis (30) wanita asal Cibinong – Bogor, Jawa Barat jadi korban penipuan pria di aplikasi kencan dan ditelantarkan di Bekasi. Korban lemas dan kebingunan karena hartanya diambil pelaku.
“Saya ada laporan dari warga kalau ada perempuan orang bogor linglung,” ujar Andri warga sekitar, Senin (19/6/2023).
Dengan keadaan lemas, andri mencoba berkomunikasi dengan korban. Rupanya ia jadi sasaran korban aplikasi kencan oleh teman prianya.
Korban kemudian diminta untuk bertemu pelaku di wilayah Bekasi.
Dari pengakuan lilis, seharusnya saat itu ia diajak untuk diperkenalkan oleh orang tua pria. Namun nahas ia tertipu hingga ditelantarkan.
“Dia bilang kenalan di aplikasi TanTan, terus ketemu di Bekasi ini mau diketemuin sama keluarganya si cowo,” ungkapnya.
Korban pun diketahui ditelantarkan di pinggir jalan Agus Salim, Gang Pedul, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, pukul 15. 35 WIB.
Pria yang diungkapkan lilis bernama Ferdi itu bahkan mengambil handphone milik korban, hingga wanita asal Bogor itu kesulitan menghubungi keluarganya.
Warga sekitar pun juga tak mengenali nama pria yang disebutkan korban.
Sambung Andri, ia pun kesulitan usai korban tak mengenal detail identitas dari pria kenalannya baik dari nomor telepon dan sosial media.
“Saya gak tahu, bahkan saya tanya nomor cowonya dia lupa, padahal maksudnya mau dicari,” tutur Andri.
Meski demikian, pelaku yang mengendarai motor itu coba dilakukan cek melalui CCTV.
Namun plat nomor sepeda motor itu tak terlihat jelas.
“Ya gak ngenalin, bukan orang sini. Ciri-cirinya ga jelas karena pakai helm, yang jelas pakai Satria F biru, pelat nomor ada B-5949 tapi ujungnya bengkok jadi gak kelihatan,” bebernya.
Dari pengakuan lilis, ia merupakan janda dengan dua orang anak.
Usai berbincang dengan Andri, kemudian ia mencarikan taksi online agar lilis dapat kembali pulang ke Bogor.
Adapun informasi terakhir yang Andri terima, bila korban sudah sampai rumah dengan selamat pada tadi malam.
“Yang bayar saya, cuma kasihan kan dari bekasi ke bogor balik lagi, capek. jadi saya pesenin taksi online,” pungkasnya.
Penulis: Fahmi
Editor: Adi T






























