Infobekasi.co.id – Seorang anak perempuan berinisial NHF berusia 5 tahun diduga korban pencabulan pedagang warung kelontong di Bekasi Barat, Kota Bekasi. TS, Ibu korban mengatakan, peristiwa ini terjadi pada, Minggu (25/9/2024).
“Anak saya beli Pop Mie di warung, lama sekali enggak kembali ke rumah. Pas mau disusul adiknya, ternyata anak saya sudah ada di halaman kontrakan, dengan muka kosong dan diam,” beber Ibu korban, Rabu (18/9/2024).
Saat ditanya oleh ibunya, anak itu mengaku dipeluk oleh pedagang warung berinisial W, bahkan diduga telah melakukan pencabulan.
“Anak saya cerita, katanya dipeluk sama Pak W dan pelaku memegang kemaluan (anak saya),” ungkap Ibu korban.
Sang ibu bersama suaminya mendatangi pelaku dan meminta pengakuannya. Justru pelaku berkilah, tidak mengaku saat diinterogasi.
“Dua kali saya melabrak, kedua kalinya saya didampingi RT, saudara. Pelaku tidak mengakui dan tidak meminta maaf. Tapi justru malah menantang untuk dilaporkan ke polisi,” tutur sang ibu korban.
Namun, pelaku bersama istrinya sempat memohon kepada ibu korban untuk mediasi, diselesaikan secara kekeluargaan. Lantaran keluarga korban telah melapor ke polisi.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota, AKP Tamat Suryani membenarkan kasus itu, dan telah menerima laporan dari keluarga korban.
“Kasusnya seperti dalam kronologi. Penyidik sudah menerima laporan, melakukan visum terhadap korban, sudah melakukan pemeriksaan pelapor dan korban,” ujar AKP Tamat.
“Selasa kemarin, dua saksi juga sudah diperiksa, tinggal undang terlapor untuk dilakukan klarifikasi,” tandas AKP Tamat.
Reporter: Yayan
Esitor: Dede Rosyadi






























